Kucuran Kredit CIMB Niaga Hanya Tumbuh 3%
Rabu, 28/10/2009 16:35 WIB
Foto: CIMB Niaga
Jakarta - Pertumbuhan kredit PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB) tercatat naik tipis sebesar 3 %. Sampai dengan bulan September 2009 CIMB Niaga telah meyalurkan kredit sebesar Rp 74,1 triliun.
Direktur Finance and Strategy CIMB Niaga Wan Razly mengatakan pertumbuhan kredit tersebut didukung oleh pertumbuhan bisnis ritel terutama kartu kredit dan
kredit kepemilikan mobil.
"Data sembilan bulan pertama 2009, menunjukkan jumlah outstanding kartu kredit mencapai 642.000 berbanding 581.000 kartu kredit dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya," ujar Wan dalam Konferensi Persnya di Hotel Intercontinental Midplaza, Jakarta, Rabu (28/10/2009).
Kredit kepemilikan mobil mengalami peningkatan sebesar 23 persen (yoy) menjadi Rp 7,9 triliun.
Sejalan dengan pertumbuhan kredit, lanjut Wan, Loan to Deposits Ratio (LDR) CIMB Niaga per September 2009 meningkat menjadi 90,2 persen dari 88,2 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
"Untuk Rasio Kredit Bermasalah (NPL) gross CIMB Niaga tercatat sebesar 2,8 persen selama sembilan bulan pertama 2009, atau naik dari 2,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ungkapnya.
Wan juga mengatakan untuk dana pihak ketiga (DPK) per September 2009 meningkat Rp 81,3 triliun atau meningkat Rp 80,7 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Namun dari sisi Rasio Kecukupan Modal (CAR), Wan mengatakan per September 2009, CAR CIMB Niaga turun dari 15,92 persen per September 2008 menjadi 15,03 persen per September 2009.
"Hal ini dikarenakan meningkatnya jumlah pinjaman yang naik mencapai Rp 1,4 triliun," jelasnya.
Besaran provisi (pencadangan) CIMB Niaga per September 2009 meningkat 169 persen, dari Rp 414 miliar per September 2008 menjadi Rp 1,1 triliun per September 2009.
Menurut Direktur Korporasi CIMB Niaga Catherine Hadiman, kenaikan provisi terebut merupakan hal yang wajar dilakukan sebagai prinsip kehati-hatian. "Bukan
berarti NPL akan berpotensi naik, namun hanya menjalankan prinsip kehati-hatian," ungkapnya.
Di sektor korporasi saja masih akan bertambah hingga Rp 3 triliun sampai Rp 4 triliun. Sementara itu, Presiden Direktur CIMB Niaga, Arwin Rasyid mengatakan untuk menambah modalnya, CIMB sendiri berencana akan menambah modal CIMB Niaga Indonesia.
"Namun manajemen masih mereview mengenai rencana tersebut. Apakah melalui rights issue, subdebt, atau hybrid capital. Rencana masih awal tahun 2010," tutur Arwin.
Sebelumnya, CIMB Group yang merupakan pemegang saham terbesar CIMB Niaga Indonesia berencana akan menambah modalnya hingga US$ 100 juta. Namun Arwin mengatakan besaran tersebut juga masih harus di kaji lebih lanjut dan belum pasti.
(dru/dnl)
Direktur Finance and Strategy CIMB Niaga Wan Razly mengatakan pertumbuhan kredit tersebut didukung oleh pertumbuhan bisnis ritel terutama kartu kredit dan
kredit kepemilikan mobil.
"Data sembilan bulan pertama 2009, menunjukkan jumlah outstanding kartu kredit mencapai 642.000 berbanding 581.000 kartu kredit dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya," ujar Wan dalam Konferensi Persnya di Hotel Intercontinental Midplaza, Jakarta, Rabu (28/10/2009).
Kredit kepemilikan mobil mengalami peningkatan sebesar 23 persen (yoy) menjadi Rp 7,9 triliun.
Sejalan dengan pertumbuhan kredit, lanjut Wan, Loan to Deposits Ratio (LDR) CIMB Niaga per September 2009 meningkat menjadi 90,2 persen dari 88,2 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
"Untuk Rasio Kredit Bermasalah (NPL) gross CIMB Niaga tercatat sebesar 2,8 persen selama sembilan bulan pertama 2009, atau naik dari 2,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ungkapnya.
Wan juga mengatakan untuk dana pihak ketiga (DPK) per September 2009 meningkat Rp 81,3 triliun atau meningkat Rp 80,7 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Namun dari sisi Rasio Kecukupan Modal (CAR), Wan mengatakan per September 2009, CAR CIMB Niaga turun dari 15,92 persen per September 2008 menjadi 15,03 persen per September 2009.
"Hal ini dikarenakan meningkatnya jumlah pinjaman yang naik mencapai Rp 1,4 triliun," jelasnya.
Besaran provisi (pencadangan) CIMB Niaga per September 2009 meningkat 169 persen, dari Rp 414 miliar per September 2008 menjadi Rp 1,1 triliun per September 2009.
Menurut Direktur Korporasi CIMB Niaga Catherine Hadiman, kenaikan provisi terebut merupakan hal yang wajar dilakukan sebagai prinsip kehati-hatian. "Bukan
berarti NPL akan berpotensi naik, namun hanya menjalankan prinsip kehati-hatian," ungkapnya.
Di sektor korporasi saja masih akan bertambah hingga Rp 3 triliun sampai Rp 4 triliun. Sementara itu, Presiden Direktur CIMB Niaga, Arwin Rasyid mengatakan untuk menambah modalnya, CIMB sendiri berencana akan menambah modal CIMB Niaga Indonesia.
"Namun manajemen masih mereview mengenai rencana tersebut. Apakah melalui rights issue, subdebt, atau hybrid capital. Rencana masih awal tahun 2010," tutur Arwin.
Sebelumnya, CIMB Group yang merupakan pemegang saham terbesar CIMB Niaga Indonesia berencana akan menambah modalnya hingga US$ 100 juta. Namun Arwin mengatakan besaran tersebut juga masih harus di kaji lebih lanjut dan belum pasti.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:47 WIB
Lunasi Utang Bank, Indosiar Minta Duit ke Bos SCTV
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
Jumat, 25/05/2012 12:35 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
