SBY: Butuh Rp 2.100 Triliun untuk Capai Pertumbuhan 7%
Kamis, 29/10/2009 10:25 WIB
Foto: Setpres
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 7% hingga 2014. Untuk mencapai target tersebut Indonesia membutuhkan investasi setidaknya Rp 2.100 triliun per tahun.
"Untuk mencapai target tersebut kita buituh investasi yang besar tidak cukup hanya dari belanja negara di APBN saja. Kalau Rp 2.100 triliun investasi per tahun selama 5 tahun, maka ini akan tercapai," ujarnya dalam pembukaan acara National Summit di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (29/10/2009).
Menurut SBY, dana investasi sebesar itu membutuhkan dukungan dari pihak swasta baik dalam negeri maupun asing. Mengingat keterbatasan anggaran pemerintah dalam APBN, yang paling besar totalnya hanya Rp 1.000 triliun.
Besaran belanja negara dalam APBN biasanya hanya 15% saja dari total keseluruhan dana di APBN, dia mencontohkan jika total APBN Rp 1.000 triliun maka belanja negara hanya Rp 100 triliun dan itu belum cukup.
Menurutnya ada beberapa hal yang bisa mendukung tingginya investasi di Indonesia antara lain kebijakan ekonomi yang baik, kemananan dalam berinvestasi, infrastruktur yang memadai, stabilitas politik, dan kepastian hukum.
Selain dalam 5 tahun ke depan, SBY juga menargetkan pengangguran berada di tingkat 5-6% dan kemiskinan 8-10% di 2014.
Acara National Summit ini dilakukan selama 2 hari hingga Jumat besok, dalam acara ini diundang berbagai pihak yang berkepentingan terhadap perekonomian di Indonesia termasuk pengusaha.
Ketua Kadin sekaligus Menperin MS Hidayat menyatakan jumlah undangan 1.424 orang akan datang pada National Summit ini. Namun, jumlah tersebut sepertinya hanya untuk acara pembukaan. Sedangkan, untuk diskusi di Hotel Ritz Carlton, hanya orang-orang yang memiliki kepentingan terhadap acara ini yang hadir.
"Saya menduga 1.400 itu opening (pembukaan) saja, tapi waktu diskusi komisi-komisi mungkin hanya orang yang punya kepentingan," ujar Hidayat.
(dnl/qom)
"Untuk mencapai target tersebut kita buituh investasi yang besar tidak cukup hanya dari belanja negara di APBN saja. Kalau Rp 2.100 triliun investasi per tahun selama 5 tahun, maka ini akan tercapai," ujarnya dalam pembukaan acara National Summit di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (29/10/2009).
Menurut SBY, dana investasi sebesar itu membutuhkan dukungan dari pihak swasta baik dalam negeri maupun asing. Mengingat keterbatasan anggaran pemerintah dalam APBN, yang paling besar totalnya hanya Rp 1.000 triliun.
Besaran belanja negara dalam APBN biasanya hanya 15% saja dari total keseluruhan dana di APBN, dia mencontohkan jika total APBN Rp 1.000 triliun maka belanja negara hanya Rp 100 triliun dan itu belum cukup.
Menurutnya ada beberapa hal yang bisa mendukung tingginya investasi di Indonesia antara lain kebijakan ekonomi yang baik, kemananan dalam berinvestasi, infrastruktur yang memadai, stabilitas politik, dan kepastian hukum.
Selain dalam 5 tahun ke depan, SBY juga menargetkan pengangguran berada di tingkat 5-6% dan kemiskinan 8-10% di 2014.
Acara National Summit ini dilakukan selama 2 hari hingga Jumat besok, dalam acara ini diundang berbagai pihak yang berkepentingan terhadap perekonomian di Indonesia termasuk pengusaha.
Ketua Kadin sekaligus Menperin MS Hidayat menyatakan jumlah undangan 1.424 orang akan datang pada National Summit ini. Namun, jumlah tersebut sepertinya hanya untuk acara pembukaan. Sedangkan, untuk diskusi di Hotel Ritz Carlton, hanya orang-orang yang memiliki kepentingan terhadap acara ini yang hadir.
"Saya menduga 1.400 itu opening (pembukaan) saja, tapi waktu diskusi komisi-komisi mungkin hanya orang yang punya kepentingan," ujar Hidayat.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:47 WIB
Lunasi Utang Bank, Indosiar Minta Duit ke Bos SCTV
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
Jumat, 25/05/2012 12:35 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
