Laba AALI Anjlok 41,38%
Kamis, 29/10/2009 12:07 WIB
(Ilustrasi Foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatat penurunan laba bersih sebesar 41,38% hingga triwulan III-2009. Penurunan pos pendapatan menjadi penyebab utamanya.
Demikian disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/10/2009) malam.
Pendapatan perseroan sebesar Rp 5,462 triliun, turun 18,41% dari periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 6,696 triliun. Harga pokok penjualan turun tipis 2,49% menjadi Rp 3,207 triliun dari Rp 3,289 triliun.
Laba kotor tercatat sebesar Rp 2,255 triliun, anjlok 33,81% dari sebelumnya Rp 3,407 triliun. Beban usaha meningkat 14,53% menjadi Rp 342,453 miliar dari sebelumnya Rp 299,001 miliar.
Akibatnya, laba usaha turun semakin dalam sebesar 38,48% menjadi Rp 1,912 triliun dari sebelumnya Rp 3,108 triliun. Pada triwulan III-2009, AALI mencatat beban lain-lain sebesar Rp 43,091 miliar. Periode yang sama tahun lalu, perseroan masih mencatat penghasilan lain-lain sebesar Rp 107,362 miliar.
Hal itu disebabkan oleh rugi kurs sebesar Rp 85,641 miliar, peningkatan beban bunga menjadi Rp 23,959 miliar dari sebelumnya Rp 179 juta, serta penurunan penghasilan bunga sebesar 51,46% menjadi Rp 48,019 miliar dari sebelumnya Rp 98,947 miliar.
Setelah dikurangi pajak, beban pajak dan hak minoritas atas laba bersih anak perusahaan, AALI membukukan laba bersih sebesar Rp 1,248 triliun, anjlok 41,38% dari sebelumnya Rp 2,129 triliun.
(dro/dnl)
Demikian disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/10/2009) malam.
Pendapatan perseroan sebesar Rp 5,462 triliun, turun 18,41% dari periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 6,696 triliun. Harga pokok penjualan turun tipis 2,49% menjadi Rp 3,207 triliun dari Rp 3,289 triliun.
Laba kotor tercatat sebesar Rp 2,255 triliun, anjlok 33,81% dari sebelumnya Rp 3,407 triliun. Beban usaha meningkat 14,53% menjadi Rp 342,453 miliar dari sebelumnya Rp 299,001 miliar.
Akibatnya, laba usaha turun semakin dalam sebesar 38,48% menjadi Rp 1,912 triliun dari sebelumnya Rp 3,108 triliun. Pada triwulan III-2009, AALI mencatat beban lain-lain sebesar Rp 43,091 miliar. Periode yang sama tahun lalu, perseroan masih mencatat penghasilan lain-lain sebesar Rp 107,362 miliar.
Hal itu disebabkan oleh rugi kurs sebesar Rp 85,641 miliar, peningkatan beban bunga menjadi Rp 23,959 miliar dari sebelumnya Rp 179 juta, serta penurunan penghasilan bunga sebesar 51,46% menjadi Rp 48,019 miliar dari sebelumnya Rp 98,947 miliar.
Setelah dikurangi pajak, beban pajak dan hak minoritas atas laba bersih anak perusahaan, AALI membukukan laba bersih sebesar Rp 1,248 triliun, anjlok 41,38% dari sebelumnya Rp 2,129 triliun.
(dro/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
Duh, KPK dan Polisi Kurang Merespon Temuan BPK
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:47 WIB
Lunasi Utang Bank, Indosiar Minta Duit ke Bos SCTV
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
