Pemerintah Siap Revisi Aturan Harga Eceran BBM
Kamis, 29/10/2009 19:10 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pemerintah menargetkan revisi Peraturan Presiden (Perpres) No.55 tahun 2005 mengenai harga eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri akan selesai Maret 2010.
"Maret 2010 revisi Perpres itu sudah selesai," ujar Dirjen Migas Evita Herawati Legowo usai menghadiri National Summit 2009 di Hotel Ritz Carlton, Kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (29/10/ 2009)
Evita menjelaskan, dalam revisi Pepres No.55 tahun 2005 tersebut, akan diatur siapa saja yang berhak mengkonsumsi BBM bersubsidi. "Ini yang kita prioritaskan karena nanti setelah revisi selesai baru jelas kontrolnya bagaimana," jelasnya.
Evita menambahkan, mulai tahun depan sistem pendistribusian BBM secara tertutup akan coba diterapkan untuk membatasi konsumsi BBM bersubsidi. "Mungkin namanya bukan smart card.Kita belum bicara ke arah sana. Kemarin elpiji sudah kita ujicoba, BBM belum," jelasnya.
Evita menambahkan, meskipun konsumsi BBM bersubsidi tahun ini diperkirakan akan melebihi kuota dalam APBN 2009 namun dari sisi anggaran masih aman. "Yang jelas sampai sekarang masih aman sampai akhir 2009," ungkapnya.
(epi/dnl)
"Maret 2010 revisi Perpres itu sudah selesai," ujar Dirjen Migas Evita Herawati Legowo usai menghadiri National Summit 2009 di Hotel Ritz Carlton, Kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (29/10/ 2009)
Evita menjelaskan, dalam revisi Pepres No.55 tahun 2005 tersebut, akan diatur siapa saja yang berhak mengkonsumsi BBM bersubsidi. "Ini yang kita prioritaskan karena nanti setelah revisi selesai baru jelas kontrolnya bagaimana," jelasnya.
Evita menambahkan, mulai tahun depan sistem pendistribusian BBM secara tertutup akan coba diterapkan untuk membatasi konsumsi BBM bersubsidi. "Mungkin namanya bukan smart card.Kita belum bicara ke arah sana. Kemarin elpiji sudah kita ujicoba, BBM belum," jelasnya.
Evita menambahkan, meskipun konsumsi BBM bersubsidi tahun ini diperkirakan akan melebihi kuota dalam APBN 2009 namun dari sisi anggaran masih aman. "Yang jelas sampai sekarang masih aman sampai akhir 2009," ungkapnya.
(epi/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
KPK dan Polisi Kurang Merespon Temuan BPK
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:47 WIB
Lunasi Utang Bank, Indosiar Minta Duit ke Bos SCTV
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 10:56 WIB
Kegagalan IPO Facebook Jadi Peringatan Awal Bagi Investor
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
