Penurunan Bunga Deposito Lamban, BI Kembali Panggil 14 Bank
Jumat, 30/10/2009 14:06 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali memanggil 14 bank pada pagi ini terkait kesepakatan penurunan suku bunga deposito yang dinilai belum secepat yang diharapkan. BI meminta penurunan bunga deposito bisa lebih cepat.
Demikian disampaikan oleh Pjs Gubernur BI Darmin Nasution ketika ditemui di kantornya, Jalan Thamrin, Jakarta, Jumat (30/10/2009).
"Kita sudah bertemu 14 bank tadi pagi, kita sudah evaluasi bagaimana dalam 2 bulan ini mengenai kesepakatan kemarin. Dulu kan janjinya 3 bulan baru evaluasi, dan tadi kita melihat memang selama ini sudah terjadi penurunan bunga deposito, walaupun ada beberapa bank yang penurunannya belum secepat yang diharapkan," tuturnya.
Dalam pertemuan tersebut, Darmin mengatakan, BI dengan 14 bank sepakat untuk meneruskan penurunan bunga deposito lebih jauh lagi.
"Tadi pagi kita sepakat lagi untuk meneruskan penurunan lebih jauh, kan hitungannya 3 bulan yang jatuhnya November, jadi minggu ketiga semuanya sepakat," ujarnya.
Selain itu, BI juga memiinta 14 bank itu untuk membatasi spread atau jarak antara bunga deposito dengan bunga kredit, agar penurunan bunga deposito ini bisa diikuti dengan penurunan suku bunga kredit.
"Kita minta spread-nya tidak boleh lebih tinggi dari waktu sebelum krisis," tandas Darmin.
Darmin mengatakan BI sudah mempunyai patokan spread dari tiap-tiap bank, dan besarannya berbeda-beda.
"Kita ada angkanya tapi masing-masing bank beda, jadi kita bisa mengawasinya. Selanjutnya kita perbaiki informasi kita dari mereka, berdasarkan info yang ada selama ini. Kita sedang susun supaya bagaimana mendorong penurunan lebih lanjut. Kita mulai bergerak spread-nya supaya suku bunga kredit turun," paparnya.
(dru/dnl)
Demikian disampaikan oleh Pjs Gubernur BI Darmin Nasution ketika ditemui di kantornya, Jalan Thamrin, Jakarta, Jumat (30/10/2009).
"Kita sudah bertemu 14 bank tadi pagi, kita sudah evaluasi bagaimana dalam 2 bulan ini mengenai kesepakatan kemarin. Dulu kan janjinya 3 bulan baru evaluasi, dan tadi kita melihat memang selama ini sudah terjadi penurunan bunga deposito, walaupun ada beberapa bank yang penurunannya belum secepat yang diharapkan," tuturnya.
Dalam pertemuan tersebut, Darmin mengatakan, BI dengan 14 bank sepakat untuk meneruskan penurunan bunga deposito lebih jauh lagi.
"Tadi pagi kita sepakat lagi untuk meneruskan penurunan lebih jauh, kan hitungannya 3 bulan yang jatuhnya November, jadi minggu ketiga semuanya sepakat," ujarnya.
Selain itu, BI juga memiinta 14 bank itu untuk membatasi spread atau jarak antara bunga deposito dengan bunga kredit, agar penurunan bunga deposito ini bisa diikuti dengan penurunan suku bunga kredit.
"Kita minta spread-nya tidak boleh lebih tinggi dari waktu sebelum krisis," tandas Darmin.
Darmin mengatakan BI sudah mempunyai patokan spread dari tiap-tiap bank, dan besarannya berbeda-beda.
"Kita ada angkanya tapi masing-masing bank beda, jadi kita bisa mengawasinya. Selanjutnya kita perbaiki informasi kita dari mereka, berdasarkan info yang ada selama ini. Kita sedang susun supaya bagaimana mendorong penurunan lebih lanjut. Kita mulai bergerak spread-nya supaya suku bunga kredit turun," paparnya.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 18:08 WIB
Kasihan, Baru 34% Rumah di Papua Teraliri Listrik
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:55 WIB
Tanri Abeng: Belajar Networking Setelah itu Baru Jadi Entrepreneur
-
Kamis, 24/05/2012 17:47 WIB
SBY Minta Hemat Listrik, PNS Jangan Main 'Game' Saat Lembur
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 17:42 WIB
Lebih Cepat, Kini Urus Sertifikat Halal Bisa Secara Online
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
