Bunga Kredit Bisa Naik Lagi Tahun 2010
Senin, 02/11/2009 08:20 WIB
Jakarta - Bank-bank kembali bersepakat untuk menurunkan suku bunga per November 2009 ini. Dengan melihat angka inflasi yang diperkirakan di bawah 4% dan BI Rate sebesar 6,5%, maka penurunan suku bunga hingga akhir 2009 masih terbuka lebar.
Namun demikian, untuk tahun 2010, suku bunga berpotensi untuk naik lagi. Hal itu berdasarkan asumsi akan ada kenaikan inflasi yang dipicu oleh beberapa hal antara lain kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang mungkin akan diberlakukan PLN mulai tahun 2010.
Bagaimana peluang pergerakan suku bunga di tahun ini dan 2010? Berikut wawancara dengan Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Agus Martowardoyo ketika ditemui detikFinance di Gedung Pertamina, Kamis malam (29/10/2009) lalu.
Perkembangan suku bunga kredit di tahun 2010 bagaimana? jika mengacu kepada BI Rate yang diprediksikan kecenderungannya tidak akan kembali turun, apakah suku bunga kredit industri perbankan masih bisa turun?
Kalau misalnya inflasinya 4 persen, kemudian bunganya BI Rate 6,5 %. sebetulnya ada room untuk masih turun lagi.
Tetapi tahun 2010 jika inflasi lebih tinggi karena penyesuaian harga listrik oleh PLN kemudian harga BBM dari Pertamina itu mungkin bunga kredit bisa kembali naik.
Bagaimana hingga akhir tahun 2009?
Kalau ini kan masih bulan November. Bank-bank sih yang 14 bank besar kira-kira di pertengahan november pasti masih akan menyesuaikan bunga karena ada kesepakatan.
Tetapi kembali lagi tahun 2010, jika inflasi agak tinggi dibandingkan tahun 2009 bunga bisa ada tren naik.
Itu dari suku bunga, kemudian untuk pertumbuhan kredit sendiri di tahun 2010 seperti apa? Dengan menyesuaikan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pemerintah hingga 7 persen.
Jika pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen saja, kita optimistis kredit bisa tumbuh 20 persen. Pertumbuhan kredit itu yang termasuk modal kerja, modal investasi, apalagi dengan tingkat suku bunga yang masih bisa dibilang termasuk rendah.
Salah satu faktor pendukungnya apa?
Kita perkirakan di tahun 2010, impact dari pada krisis global akan sudah mereda. Karena hampir semua para ekonom mengatakan tahun 2010 sudah lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Penyaluran kreditnya di sektor apa saja?
Melihat tahun 2009 yang memang tumbuhnya mix, maka pada tahun 2010 juga akan sama yakni campur. Seperti kredit korporasi, komersil hingga umkm masih akan menjadi dominan di tahun 2010.
Mandiri sendiri sampai akhir tahun 2009 pertumbuhan kreditnya?
Kita sendiri menargetkan pertumbuhan kredit hingga akhir tahun mencapai 16 persen. Itu masih lebih tinggi dibandingkan dengan industri perbankan secara nasional yang hingga bulan september 2009 mencapai 11 persen.
Bagaimana di tahun 2010?
Kalau tahun depan, kredit akan meningkat karena pengaruh krisis global yang sudah mulai positif. Kita perkirakan tahun 2010 pertumbuhan kredit Mandiri bisa sampai 20 persen.
Penyaluran kredit terbesar diperkirakan akan mengucur kepada sektor infrastruktur.
(dru/qom)
Namun demikian, untuk tahun 2010, suku bunga berpotensi untuk naik lagi. Hal itu berdasarkan asumsi akan ada kenaikan inflasi yang dipicu oleh beberapa hal antara lain kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang mungkin akan diberlakukan PLN mulai tahun 2010.
Bagaimana peluang pergerakan suku bunga di tahun ini dan 2010? Berikut wawancara dengan Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Agus Martowardoyo ketika ditemui detikFinance di Gedung Pertamina, Kamis malam (29/10/2009) lalu.
Perkembangan suku bunga kredit di tahun 2010 bagaimana? jika mengacu kepada BI Rate yang diprediksikan kecenderungannya tidak akan kembali turun, apakah suku bunga kredit industri perbankan masih bisa turun?
Kalau misalnya inflasinya 4 persen, kemudian bunganya BI Rate 6,5 %. sebetulnya ada room untuk masih turun lagi.
Tetapi tahun 2010 jika inflasi lebih tinggi karena penyesuaian harga listrik oleh PLN kemudian harga BBM dari Pertamina itu mungkin bunga kredit bisa kembali naik.
Bagaimana hingga akhir tahun 2009?
Kalau ini kan masih bulan November. Bank-bank sih yang 14 bank besar kira-kira di pertengahan november pasti masih akan menyesuaikan bunga karena ada kesepakatan.
Tetapi kembali lagi tahun 2010, jika inflasi agak tinggi dibandingkan tahun 2009 bunga bisa ada tren naik.
Itu dari suku bunga, kemudian untuk pertumbuhan kredit sendiri di tahun 2010 seperti apa? Dengan menyesuaikan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pemerintah hingga 7 persen.
Jika pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen saja, kita optimistis kredit bisa tumbuh 20 persen. Pertumbuhan kredit itu yang termasuk modal kerja, modal investasi, apalagi dengan tingkat suku bunga yang masih bisa dibilang termasuk rendah.
Salah satu faktor pendukungnya apa?
Kita perkirakan di tahun 2010, impact dari pada krisis global akan sudah mereda. Karena hampir semua para ekonom mengatakan tahun 2010 sudah lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Penyaluran kreditnya di sektor apa saja?
Melihat tahun 2009 yang memang tumbuhnya mix, maka pada tahun 2010 juga akan sama yakni campur. Seperti kredit korporasi, komersil hingga umkm masih akan menjadi dominan di tahun 2010.
Mandiri sendiri sampai akhir tahun 2009 pertumbuhan kreditnya?
Kita sendiri menargetkan pertumbuhan kredit hingga akhir tahun mencapai 16 persen. Itu masih lebih tinggi dibandingkan dengan industri perbankan secara nasional yang hingga bulan september 2009 mencapai 11 persen.
Bagaimana di tahun 2010?
Kalau tahun depan, kredit akan meningkat karena pengaruh krisis global yang sudah mulai positif. Kita perkirakan tahun 2010 pertumbuhan kredit Mandiri bisa sampai 20 persen.
Penyaluran kredit terbesar diperkirakan akan mengucur kepada sektor infrastruktur.
(dru/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
KPK dan Polisi Kurang Merespon Temuan BPK
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:47 WIB
Lunasi Utang Bank, Indosiar Minta Duit ke Bos SCTV
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
