Shell Batal Salurkan BBM Bersubsidi
Senin, 02/11/2009 14:23 WIB
Foto: Reuters
Jakarta - Perusahaan Migas asal Belanda, PT Shell Indonesia dipastikan batal menjadi salah satu pendamping PT Pertamina (Persero) dalam penyaluran BBM bersubsidi tahun depan.
Menurut Kepala BPH Migas, Tubagus Haryono keputusan tersebut diambil sebab Shell tidak juga memberikan jawaban kepada Komite BPH Migas terkait kesiapannya untuk menyalurkan BBM bersubdidi di Medan pada tahun depan.
"Hingga batas waktu berakhir pada 26 Oktober lalu, mereka tidak memberikan jawaban sehingga mereka gugur." ujar Kepala BPH Migas Tubagus Haryono, di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (2/11/2009).
Sementara dua badan usaha lainnya yang akan menjadi pendamping Pertamina yaitu PT Aneka Kimia Raya (AKR) Corporindo dan Petronas telah memberikan jawaban kepada BPH Migas.
"Yang kirim cuma Petronas dan AKR," katanya.
Tubagus meminta kepada dua calon pendamping Pertamina tersebut untuk menyelesaikan pembangunan seluruh infrastruktur penyaluran BBM bersubsidi hingga 14 Desember mendatang.
"Kita kasih waktu sampai tanggal 14 Desember untuk melengkapi syarat infrastruktur terutama lembaga penyaluran," ungkapnya.
(epi/qom)
Menurut Kepala BPH Migas, Tubagus Haryono keputusan tersebut diambil sebab Shell tidak juga memberikan jawaban kepada Komite BPH Migas terkait kesiapannya untuk menyalurkan BBM bersubdidi di Medan pada tahun depan.
"Hingga batas waktu berakhir pada 26 Oktober lalu, mereka tidak memberikan jawaban sehingga mereka gugur." ujar Kepala BPH Migas Tubagus Haryono, di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (2/11/2009).
Sementara dua badan usaha lainnya yang akan menjadi pendamping Pertamina yaitu PT Aneka Kimia Raya (AKR) Corporindo dan Petronas telah memberikan jawaban kepada BPH Migas.
"Yang kirim cuma Petronas dan AKR," katanya.
Tubagus meminta kepada dua calon pendamping Pertamina tersebut untuk menyelesaikan pembangunan seluruh infrastruktur penyaluran BBM bersubsidi hingga 14 Desember mendatang.
"Kita kasih waktu sampai tanggal 14 Desember untuk melengkapi syarat infrastruktur terutama lembaga penyaluran," ungkapnya.
(epi/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 18:08 WIB
Kasihan, Baru 34% Rumah di Papua Teraliri Listrik
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:55 WIB
Tanri Abeng: Belajar Networking Setelah itu Baru Jadi Entrepreneur
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 17:42 WIB
Lebih Cepat, Kini Urus Sertifikat Halal Bisa Secara Online
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
