Setelah Aljazair, Wika Siap Rambah Libya
Senin, 02/11/2009 17:18 WIB
Foto: WIKA
Jakarta - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) siap merambah bisnis utama kontruksi ke Libya setelah proyek jalan 1.200 km di Aljazair. Investasi awal yang siapkan WIKA sebesar Rp 1 triliun.
Demikian disampaikan Direktur Keuangan WIKA Ganda Kusuma dalam paparan kinerja triwulan III-2009 di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (2/10/2009).
Ia menerangkan, proyek baru perumahan masih dalam pembahasan antara kedua belah pihak. "Proyek ini direncanakan housing, dengan model bangunan bertingkat seperti Rusunami di Indonesia," kata Ganda.
Menurutnya, proyek pembangunan perumahan direncanakan dapat dimulai tahun 2010, dengan investasi awal Rp 1 triliun. WIKA tetap akan menggandeng anak usaha mereka, WIKA Beton sebagai pelaksana proyek, seperti pada pembangunan jalan tol di Aljazair.
Ganda berpendapat, WIKA sangat berhati-hati dalam pengembangan bisnis mereka di luar negeri. Jangan sampai investasi yang sudah dikeluarkan terkendala pada proses pembayaran.
"Namun kami masih membahasnya. Selama pembayaran dianggap aman mudah-mudahan bisa terealisir (pembangunan perumahan)," paparnya.
Ditambahkannya, proses pembahasan proyek perumahan di Libya akan terjawab pada akhir tahun 2009. "Kita akan tahu, jika sudah ada kejelasan di akhir tahun," imbuh Ganda.
Dari total proyek yang dioperasikan perseroan, pangsa pasar luar negeri baru berkontribusi sebesar 10%, ekuivalen Rp 700 miliar, dari keseluruhan pendapatan WIKA.
(wep/dnl)
Demikian disampaikan Direktur Keuangan WIKA Ganda Kusuma dalam paparan kinerja triwulan III-2009 di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (2/10/2009).
Ia menerangkan, proyek baru perumahan masih dalam pembahasan antara kedua belah pihak. "Proyek ini direncanakan housing, dengan model bangunan bertingkat seperti Rusunami di Indonesia," kata Ganda.
Menurutnya, proyek pembangunan perumahan direncanakan dapat dimulai tahun 2010, dengan investasi awal Rp 1 triliun. WIKA tetap akan menggandeng anak usaha mereka, WIKA Beton sebagai pelaksana proyek, seperti pada pembangunan jalan tol di Aljazair.
Ganda berpendapat, WIKA sangat berhati-hati dalam pengembangan bisnis mereka di luar negeri. Jangan sampai investasi yang sudah dikeluarkan terkendala pada proses pembayaran.
"Namun kami masih membahasnya. Selama pembayaran dianggap aman mudah-mudahan bisa terealisir (pembangunan perumahan)," paparnya.
Ditambahkannya, proses pembahasan proyek perumahan di Libya akan terjawab pada akhir tahun 2009. "Kita akan tahu, jika sudah ada kejelasan di akhir tahun," imbuh Ganda.
Dari total proyek yang dioperasikan perseroan, pangsa pasar luar negeri baru berkontribusi sebesar 10%, ekuivalen Rp 700 miliar, dari keseluruhan pendapatan WIKA.
(wep/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
KPK dan Polisi Kurang Merespon Temuan BPK
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:47 WIB
Lunasi Utang Bank, Indosiar Minta Duit ke Bos SCTV
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
