TelkomVision Jajaki IPO
Selasa, 03/11/2009 12:51 WIB
Foto: Lantai Bursa
Jakarta - Anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom), PT Indonusa Telemedia (TelkomVision) saat ini tengah melakukan penjajakan dan bersiap untuk menawarkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).
"Kita memang sudah diminta oleh pemegang saham untuk segera IPO agar bisa secara mandiri melakukan pengembangan bisnis dan value-nya," ujar Director Of Finance PT Indonusa Telemedia, Harjawan Balaningrath dalam dalam penandatanganan kerjasama Cash Management dengan HSBC di Kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (03/11/2009).
Namun ia mengatakan, waktu pastinya kapan belum bisa dipastikan karena prosesnya masih panjang.
Selain rencana IPO, Harjawan mengatakan perseroan saat ini tengah bereskpansi untuk menjadi payTV (televisi berlangganan) nomor satu terbesar di Indonesia pada tahun 2011.
Untuk diketahui saat ini pangsa pasar terbesar pay TV atau televisi berlangganan di Indonesia masih dipegang Indovision.
"Kami optimistis tahun 2011 bisa menjadi nomor satu. Untuk mengambangkan ekspansinya kini TelkomVision sedang menjajaki model televisi satelit berbasis internet protokol (IP TV)," tuturnya.
Ia menambahkan untuk ekspansi tersebut dibutuhkan modal mencapai kurang lebih Rp 150 miliar.
"Untuk belanja modal atau capex (capital expenditure ) TelkomVision memerlukan perangkat alat satelit seharga Rp 900.000 sampai Rp 1 juta. Karena sampai dengan akhir tahun 2009 ditargetkan pelanggan baru mencapai 150.000 pelanggan maka dana yang dibutuhkan sebesar Rp 150 miliar," ungkapnya.
Untuk menambah capex tersebut, lanjut Harjawan, kita telah deal dengan beberapa bank lokal untuk membantu pembiayaan yang akan digunakan untuk capex.
"Sudah deal dengan beberapa bank, dengan total pinjaman sebesar Rp 200 miliar. Itu akan digunakan untuk capex," tuturnya.
(dru/dnl)
"Kita memang sudah diminta oleh pemegang saham untuk segera IPO agar bisa secara mandiri melakukan pengembangan bisnis dan value-nya," ujar Director Of Finance PT Indonusa Telemedia, Harjawan Balaningrath dalam dalam penandatanganan kerjasama Cash Management dengan HSBC di Kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (03/11/2009).
Namun ia mengatakan, waktu pastinya kapan belum bisa dipastikan karena prosesnya masih panjang.
Selain rencana IPO, Harjawan mengatakan perseroan saat ini tengah bereskpansi untuk menjadi payTV (televisi berlangganan) nomor satu terbesar di Indonesia pada tahun 2011.
Untuk diketahui saat ini pangsa pasar terbesar pay TV atau televisi berlangganan di Indonesia masih dipegang Indovision.
"Kami optimistis tahun 2011 bisa menjadi nomor satu. Untuk mengambangkan ekspansinya kini TelkomVision sedang menjajaki model televisi satelit berbasis internet protokol (IP TV)," tuturnya.
Ia menambahkan untuk ekspansi tersebut dibutuhkan modal mencapai kurang lebih Rp 150 miliar.
"Untuk belanja modal atau capex (capital expenditure ) TelkomVision memerlukan perangkat alat satelit seharga Rp 900.000 sampai Rp 1 juta. Karena sampai dengan akhir tahun 2009 ditargetkan pelanggan baru mencapai 150.000 pelanggan maka dana yang dibutuhkan sebesar Rp 150 miliar," ungkapnya.
Untuk menambah capex tersebut, lanjut Harjawan, kita telah deal dengan beberapa bank lokal untuk membantu pembiayaan yang akan digunakan untuk capex.
"Sudah deal dengan beberapa bank, dengan total pinjaman sebesar Rp 200 miliar. Itu akan digunakan untuk capex," tuturnya.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
KPK dan Polisi Kurang Merespon Temuan BPK
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:47 WIB
Lunasi Utang Bank, Indosiar Minta Duit ke Bos SCTV
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
