detikfinance

Sri Mulyani Malu-malu Perkenalkan Anggito Abimanyu

Ramdhania El Hida - detikfinance
Selasa, 03/11/2009 15:40 WIB
Jakarta - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimanyu dikabarkan menjadi calon kuat Wakil Menteri Keuangan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun telah memberi sinyal kuat perihal pencalonan Anggito sebagai wakil Menkeu.

Sinyal tersebut disampaikan Sri Mulyani dalam rapat anggaran perdana antara pemerintah dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR-RI yang digelar di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/11/2009).

Saat perkenalan antara anggota Bnggar dengan pihak pemerintah dalam hal ini Departemen Keuangan, Sri Mulyani selaku pembicara utama pemerintah memperkenalkan nama-nama pejabat eselon I Depkeu, beserta posisinya.

Ketika sampai pada nama Anggito Abimanyu, Menkeu sempat berceletuk soal jabatan Anggito.

"Saya mau sebut apa ya jabatannya," celetuk Sri Mulyani. 

Anggito yang mendengar ucapan Ani tadi pun spontan tertunduk tersipu-sipu malu. Hal ini sontak membuat riuh para peserta rapat.

Sebagai informasi, Anggito santer diberitakan sebagai calon kuat dari Depkeu untuk menduduki posisi wakil menteri. Sri Mulyani sendiri menyerahkan posisi tersebut pada Presiden.

"Ya lihat nanti lha," ujar Ani.



(nia/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.