IHSG Menunggu Katalis Positif
Rabu, 04/11/2009 08:34 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin bergerak melemah berbarengan dengan bursa-bursa regional. IHSG yang sempat dibuka menguat akhirnya terpuruk jauh.
Pada perdagangan Selasa (3/11/2009), IHSG ditutup melemah 37,536 poin (1,58%) ke level 2.334,106. Indeks LQ 45 melemah 8,559 poin (1,84%) ke level 457,160.
Investor masih terus berhati-hati di tengah kondisi pasar finansial yang juga sedang wait and see menunggu komentar dari Bank Sentral AS. IHSG pada perdagangan Rabu (4/11/2009) diprediksi akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah.
Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada hari ini diprediksi tidak akan terlalu banyak menggerakkan pasar. BI diyakini tidak akan mengubah BI Rate di kisaran 6,5%, dengan bahasa moneter yang tidak akan jauh berbeda dari pertemuan sebelumnya.
Bursa-bursa utama dunia kini juga masih bergerak hati-hati menunggu hasil pertemuan Bank Sentral AS. Pada perdagangan Selasa (3/11/2009), indeks Dow Jones ditutup turun 17,53 poin (0,18%) ke level 9.771,91. Indeks S&P 500 naik tipis 2,53 poin (0,24%) ke levle 1.045,41 dan Nasdaq naik 8,12 poin (0,40%) ke level 2.057,32.
Bursa Tokyo membuka perdagangan hari ini dengan melemah setelah kemarin libur. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah tipis 17,67 poin (1,18%) ke level 9,785,28.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
Indeks kembali bergerak melemah -1,58% ditutup pada pada 2.334,106 meski pada sesi 1 perdagangan sempat bergerak menguat. Anjloknya bursa regional menjadi pendorong turunnya indeks kemarin. Kami melihat dalam 4 hari perdagangan terakhir, pergerakan indeks cenderung volatile (liar) dengan kisaran batas bawah dan atas yang sangat jauh signifikan. Ditengah kondisi seperti ini (no-trend), investor disarankan melakukan trading jangka pendek pada saham-saham yang memiliki kinerja bagus (bluechip). Disisi lain, kami memperkirakan tekanan pada saham pertambangan masih akan berlanjut pada hari ini. Indeks hari ini diproyeksikan akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.290-2.348.
Optima Sekuritas:
IHSG melemah 37 poin setara 1.6% ke level 2.334 dipicu oleh bursa regional dan saham ASII, BBRI, UNVR dan BUMI yang menyumbang 35% penurunan indeks. Nilai transaksi relatif tipis mencerminkan pelaku pasar wait & see. Investor masih menunggu katalis positif seperti Rapat Dewan Gubernur BI & The Fed Meeting yang di jadwalkan hari ini. Selanjutnya IHSG diperkirakan bergerak di level 2.300-2.360.
(qom/qom)
Pada perdagangan Selasa (3/11/2009), IHSG ditutup melemah 37,536 poin (1,58%) ke level 2.334,106. Indeks LQ 45 melemah 8,559 poin (1,84%) ke level 457,160.
Investor masih terus berhati-hati di tengah kondisi pasar finansial yang juga sedang wait and see menunggu komentar dari Bank Sentral AS. IHSG pada perdagangan Rabu (4/11/2009) diprediksi akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah.
Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada hari ini diprediksi tidak akan terlalu banyak menggerakkan pasar. BI diyakini tidak akan mengubah BI Rate di kisaran 6,5%, dengan bahasa moneter yang tidak akan jauh berbeda dari pertemuan sebelumnya.
Bursa-bursa utama dunia kini juga masih bergerak hati-hati menunggu hasil pertemuan Bank Sentral AS. Pada perdagangan Selasa (3/11/2009), indeks Dow Jones ditutup turun 17,53 poin (0,18%) ke level 9.771,91. Indeks S&P 500 naik tipis 2,53 poin (0,24%) ke levle 1.045,41 dan Nasdaq naik 8,12 poin (0,40%) ke level 2.057,32.
Bursa Tokyo membuka perdagangan hari ini dengan melemah setelah kemarin libur. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah tipis 17,67 poin (1,18%) ke level 9,785,28.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
Indeks kembali bergerak melemah -1,58% ditutup pada pada 2.334,106 meski pada sesi 1 perdagangan sempat bergerak menguat. Anjloknya bursa regional menjadi pendorong turunnya indeks kemarin. Kami melihat dalam 4 hari perdagangan terakhir, pergerakan indeks cenderung volatile (liar) dengan kisaran batas bawah dan atas yang sangat jauh signifikan. Ditengah kondisi seperti ini (no-trend), investor disarankan melakukan trading jangka pendek pada saham-saham yang memiliki kinerja bagus (bluechip). Disisi lain, kami memperkirakan tekanan pada saham pertambangan masih akan berlanjut pada hari ini. Indeks hari ini diproyeksikan akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.290-2.348.
Optima Sekuritas:
IHSG melemah 37 poin setara 1.6% ke level 2.334 dipicu oleh bursa regional dan saham ASII, BBRI, UNVR dan BUMI yang menyumbang 35% penurunan indeks. Nilai transaksi relatif tipis mencerminkan pelaku pasar wait & see. Investor masih menunggu katalis positif seperti Rapat Dewan Gubernur BI & The Fed Meeting yang di jadwalkan hari ini. Selanjutnya IHSG diperkirakan bergerak di level 2.300-2.360.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
KPK dan Polisi Kurang Merespon Temuan BPK
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:47 WIB
Lunasi Utang Bank, Indosiar Minta Duit ke Bos SCTV
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
Jumat, 25/05/2012 12:44 WIB
Berantas Korupsi Perjalanan Dinas PNS, Semua Tergantung Niat
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
