Saham DOID Kena Suspend
Rabu, 04/11/2009 09:31 WIB
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (Dulu Delta Dunia Petroindo/DOID) di seluruh terhitung sejak perdagangan Rabu (4/11/2009) sesi I.
Suspensi itu dikenakan atas permintaan DOID sehubungan dengan penawaran saham oleh salah satu pemegang saham perseroan kepada pembeli institusi tertentu.
"Bursa memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan efek perseroan terhitung sejak sesi I, 4 November sampai dengan pengumuman lebih lanjut," jelas Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil BEI, I Gede Nyoman Yetna dalam pengumumannya.
Pembukaan suspensi perdagangan efek DOID akan dilakukan dengan mempertimbangkan kecukupan informasi yang disampaiken perseroan terkait penawaran saham oleh salah satu pemegang saham perseroan kepada pembeli institusi tertentu.
DOID dalam suratnya mengungkapkan tentang rencana salah satu pemegang sahamnya, Mosaic Capital Investment Fund untuk menjual sahamnya yang telah tercatat kepada pembeli institusi. Atas rencana tersebut, DOID mengusulkan suspensi sejak 4 November hingga 6 November.
DOID ditutup pada harga Rp 1.900 pada perdagangan kemarin, Selasa (3/11/2009) dengan volume transaksi 13.159 lot senilai Rp 12,161 miliar.
(qom/dro)
Suspensi itu dikenakan atas permintaan DOID sehubungan dengan penawaran saham oleh salah satu pemegang saham perseroan kepada pembeli institusi tertentu.
"Bursa memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan efek perseroan terhitung sejak sesi I, 4 November sampai dengan pengumuman lebih lanjut," jelas Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil BEI, I Gede Nyoman Yetna dalam pengumumannya.
Pembukaan suspensi perdagangan efek DOID akan dilakukan dengan mempertimbangkan kecukupan informasi yang disampaiken perseroan terkait penawaran saham oleh salah satu pemegang saham perseroan kepada pembeli institusi tertentu.
DOID dalam suratnya mengungkapkan tentang rencana salah satu pemegang sahamnya, Mosaic Capital Investment Fund untuk menjual sahamnya yang telah tercatat kepada pembeli institusi. Atas rencana tersebut, DOID mengusulkan suspensi sejak 4 November hingga 6 November.
DOID ditutup pada harga Rp 1.900 pada perdagangan kemarin, Selasa (3/11/2009) dengan volume transaksi 13.159 lot senilai Rp 12,161 miliar.
(qom/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 18:08 WIB
Kasihan, Baru 34% Rumah di Papua Teraliri Listrik
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 17:42 WIB
Lebih Cepat, Kini Urus Sertifikat Halal Bisa Secara Online
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
