Energi Mega Akuisisi 10% Blok Masela PSC
Rabu, 04/11/2009 15:48 WIB
(Ilustrasi Foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT EMP Energi Indonesia, anak usaha PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) telah menandatangani perjanjian akusisi 10% working interest di Blok Masela PSC milik INPEX Masela Ltd.
Demikian disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/11/2009).
INPEX Masela merupakan perusahaan terafiliasi dengan INPEX Corporation. INPEX Masela saat ini menguasai 100% working interest di blok Masela PSC yang memiliki luas 3.221 kilometer persegi.
"Transaksi tersebut masih menunggu persetujuan dari pemerintah Indonesia dan terpenuhinya kondisi-kondisi terkait lainnya," ujar Direktur Utama ENRG, Imam P Agustino.
Lapangan gas abadi di blok Masela ditemukan pada tahun 2000. Berdasarkan plan of development, lapangan abadi akan memproduksi 4,5 juta ton LNG per tahun dan 13.000 barel kondensat per hari.
"Partisipasi perseroan di blok Masela PSC diharapkan dapat memperkuat hubungan INPEX dengan industri hulu minyak dan gas di Indonesia," ujarnya.
INPEX saat ini sedang mengembangkan dua proyek LNG yang berskala besar, yaitu Lapangan Gas Abadi dan proyek Ichthys di lepas pantai Australia Barat. Volume LNG yang akan diproduksi dari kedua proyek tersebut setara dengan kira-kira 20% dari total volume LNG yang saat ini diimpor oleh Jepang.
(dro/qom)
Demikian disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/11/2009).
INPEX Masela merupakan perusahaan terafiliasi dengan INPEX Corporation. INPEX Masela saat ini menguasai 100% working interest di blok Masela PSC yang memiliki luas 3.221 kilometer persegi.
"Transaksi tersebut masih menunggu persetujuan dari pemerintah Indonesia dan terpenuhinya kondisi-kondisi terkait lainnya," ujar Direktur Utama ENRG, Imam P Agustino.
Lapangan gas abadi di blok Masela ditemukan pada tahun 2000. Berdasarkan plan of development, lapangan abadi akan memproduksi 4,5 juta ton LNG per tahun dan 13.000 barel kondensat per hari.
"Partisipasi perseroan di blok Masela PSC diharapkan dapat memperkuat hubungan INPEX dengan industri hulu minyak dan gas di Indonesia," ujarnya.
INPEX saat ini sedang mengembangkan dua proyek LNG yang berskala besar, yaitu Lapangan Gas Abadi dan proyek Ichthys di lepas pantai Australia Barat. Volume LNG yang akan diproduksi dari kedua proyek tersebut setara dengan kira-kira 20% dari total volume LNG yang saat ini diimpor oleh Jepang.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
KPK dan Polisi Kurang Merespons Temuan BPK
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 13:32 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
