detikfinance

Saham Semen dan Tambang Sorong IHSG

Nurul Qomariyah - detikfinance
Rabu, 04/11/2009 16:14 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menguat dengan dorongan penguatan bursa-bursa regional. Namun penguatan IHSG terjadi dalam transaksi yang tidak terlalu besar sehingga menunjukkan investor masih sangat berhati-hati.

Investor juga tidak terlalu mengacuhkan keputusan BI mempertahankan BI Rate di kisaran 6,5%. Keputusan tersebut sudah banyak diprediksi sebelumnya. Saham tambang dan semen memberi kontribusi besar bagi kenaikan IHSG hari ini.

Pada perdagangan Rabu (4/11/2009), IHSG akhirnya ditutup menguat 37,750 poin (1,62%) ke level 2.371,856. Indeks LQ 45 naik 7,982 poin (1,75%) ke level 465,142.

Bursa-bursa regional mayoritas bergerak menguat. Bursa Tokyo yang sempat melemah akhirnya bisa ditutup positif.
  • Indeks Hang Seng menguat 374,71 poin (1,76%) ke level 21.614,77.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 14,31 poin (0,46%) ke level 3.128,54.
  • Indeks KOSPI naik 30,01 poin (1,94%) ke level 1.579,93.
  • Indeks Nikkei-225 naik 41,36 poin (0,42%) ke level 9.844,31.

Perdagangan tidak terlalu ramai dengan frekuensi transaksi hanya 90.285 kali pada volume 4.304 juta lembar saham senilai Rp 3,13 triliun. Sebanyak 163 saham naik, 45 saham turun dan 40 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.400 menjadi Rp 13.600, Telkom (TLKM) naik Rp 250 menjadi Rp 8.600, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 250 menjadi Rp 7.150, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 175 menjadi Rp 2.350, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 175 menjadi Rp 2.475, Indocement (INTP) naik Rp 250 menjadi Rp 11.350.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain BRI (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 6.950, Astra International (ASII) turun Rp 50 menjadi Rp 30.200, United Tractor (UNTR) turun Rp 100 menjadi Rp 14.500, Unilever (UNVR) turun Rp 100 menjadi Rp 10.200, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 menjadi Rp 15.200.




(qom/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.