Audit Listrik PLN Selesai Maret 2010
Rabu, 04/11/2009 19:28 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - PT PLN (Persero) diharapkan dapat menyelesaikan audit terhadap semua fasilitas listriknya pada Maret tahun depan.
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi J Purwono di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, jakarta, Rabu (4/11/2009).
"Setelah kejadian Cawang, kita sudah minta agar PLN melakukan pengecekan terhadap semua fasilitas-fasilitas listriknya," ujar Purwono.
Menurut Purwono, evaluasi tersebut dilakukan agar pemeliharaan fasilitas listrik lebih ketat. Audit tersebut mulai dilakukan PLN sejak akhir September lalu hingga enam bulan ke depan.
"Evaluasi semua peralatan terutama yang obyek vital nasional (obvitnas). PLN-kan punya 8 obvitnas," ungkapnya.
Purwono menambahkan, PLN tidak sendirian dalam melakukan audit tersebut, namun ia mendapatkan bantuan dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
"Khusus untuk Gardu Induk Cawang hasil investigasi akan dipaparkan besok," ungkapnya.
Purwono menjelaskan, kerusakan fasilitas listrik PLN rata-rata disebabkan oleh trafo yang kelebihan beban.
"Beban trafo tersebut sudah diatas 90 persen padahal setiap trafo tersebut harusnya 80 persen. Beban yang tinggi inikan menyebabkan trafo aus," ungkapnya.
(epi/dnl)
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi J Purwono di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, jakarta, Rabu (4/11/2009).
"Setelah kejadian Cawang, kita sudah minta agar PLN melakukan pengecekan terhadap semua fasilitas-fasilitas listriknya," ujar Purwono.
Menurut Purwono, evaluasi tersebut dilakukan agar pemeliharaan fasilitas listrik lebih ketat. Audit tersebut mulai dilakukan PLN sejak akhir September lalu hingga enam bulan ke depan.
"Evaluasi semua peralatan terutama yang obyek vital nasional (obvitnas). PLN-kan punya 8 obvitnas," ungkapnya.
Purwono menambahkan, PLN tidak sendirian dalam melakukan audit tersebut, namun ia mendapatkan bantuan dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
"Khusus untuk Gardu Induk Cawang hasil investigasi akan dipaparkan besok," ungkapnya.
Purwono menjelaskan, kerusakan fasilitas listrik PLN rata-rata disebabkan oleh trafo yang kelebihan beban.
"Beban trafo tersebut sudah diatas 90 persen padahal setiap trafo tersebut harusnya 80 persen. Beban yang tinggi inikan menyebabkan trafo aus," ungkapnya.
(epi/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
KPK dan Polisi Kurang Merespons Temuan BPK
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 13:32 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
