Perusahaan Inggris Incar Proyek Pembangkit Listrik RI
Rabu, 04/11/2009 19:50 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Perusahaan listrik asal Inggris, International Power mengincar proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa Tengah dengan kapasitas 2x1.000 Megawatt (MW).
"Mereka ingin proyek IPP (Independen Power Produser) PLTU Jawa Tengah 2x1.000 MW," kata Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi J Purwono seusai kunjungan Menteri Perdagangan Inggris Lord Davies of Abersoch di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/11/ 2009).
Selain mengincar pembangunan PLTU Jawa Tengah, perusahaan tersebut juga berminat untuk berinvestasi di proyek-proyek pembangkit lain yang sifatnya menggunakan bahan baku energi terbarukan (renewable energy ) dalam proyek 10.000 MW tahap II.
"Mereka akan cari lokasi-lokasi, panas bumi, biomas, wind power (tenaga angin) dan memang ini sejalan dengan policy (kebijakan) kita," jelasnya.
Selain International Power, imbuh Purwono, perusahaan asal Inggris lainnya yang berminat untuk masuk dalam proyek pembangunan pembangkit yaitu Roll Royce.
Sebelumnya, Roll Royce sudah mengembangkan pembangkit listrik beberapa tempat seperti PLTGU Tanjung Baru.
"Dia memperkenalkan combine cycle efisien lebih dari 40 persen efisiensi.itu sangat tinggi untuk ukuran PLTGU, biasanya kan 35-38 persen," papar Purwono.
(epi/dnl)
"Mereka ingin proyek IPP (Independen Power Produser) PLTU Jawa Tengah 2x1.000 MW," kata Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi J Purwono seusai kunjungan Menteri Perdagangan Inggris Lord Davies of Abersoch di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/11/ 2009).
Selain mengincar pembangunan PLTU Jawa Tengah, perusahaan tersebut juga berminat untuk berinvestasi di proyek-proyek pembangkit lain yang sifatnya menggunakan bahan baku energi terbarukan (renewable energy ) dalam proyek 10.000 MW tahap II.
"Mereka akan cari lokasi-lokasi, panas bumi, biomas, wind power (tenaga angin) dan memang ini sejalan dengan policy (kebijakan) kita," jelasnya.
Selain International Power, imbuh Purwono, perusahaan asal Inggris lainnya yang berminat untuk masuk dalam proyek pembangunan pembangkit yaitu Roll Royce.
Sebelumnya, Roll Royce sudah mengembangkan pembangkit listrik beberapa tempat seperti PLTGU Tanjung Baru.
"Dia memperkenalkan combine cycle efisien lebih dari 40 persen efisiensi.itu sangat tinggi untuk ukuran PLTGU, biasanya kan 35-38 persen," papar Purwono.
(epi/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
KPK dan Polisi Kurang Merespons Temuan BPK
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 13:32 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
Jumat, 25/05/2012 11:36 WIB
Sesi I
Investor Asing 'Kabur' Dari Bursa, IHSG Anjlok 92 Poin
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
