Gangguan Distribusi Listrik , Produktivitas Industri Turun
Kamis, 05/11/2009 15:43 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - Himpunan Pengusaha Muda (Hipmi) meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) lebih memperhatikan kemanan distribusi listrik, baik kepada industri maupun rumahan. Pasalnya, kegiatan operasional industri sedikit terganggu dengan maraknya pemadaman begilir di sejumlah wilayah di Indonesia.
Menurutnya, pasokan listrik di sekitar Jawa dan Bali sudah memadai, namun PLN harus bisa memperhatikan perawatan peralatan pendukung di sekitar gardu induk sehingga keamanan distribusinya listriknya bisa terjaga dengan baik.
"PLN harus perhatikan maintenance fasilitas yang dimilikinya. Selama itu belum dilakukan, distribusi listrik PLN masih belum bagus," kata Ketua Umum HIPMI Erwin Aksa ketika dihubungi detikFinance , Kamis (5/11/2009).
Menurutnya, agar tidak terjadi pemadaman secara terus menerus, PLN seharusnya menyiapkan cadangan listrik yang bisa digunakan saat situasi darurat, seperti yang terjadi pada saat meledaknya gardu induk Cawang beberapa waktu yang lalu.
"PLN harus siapkan back up supaya masalah bisa cepat teratasi jika terjadi pemadaman," imbuhnya.
Ia menambahkan, dirinya tidak terlalu khawatir dengan industri yang terkena pemadaman bergilir yang berlokasi di sekitar Pulau Jawa dan Bali. Pasalnya, cadangan listrik yang tersedia jumlahnya masih cukup banyak.
"Yang paling parah itu di luar Jawa, seperti industri di Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera. Dampak dari pemadaman listrik itu terasa sekali," katanya.
Erwin mengatakan, industri di Jawa dan Bali masih beruntung, karena saat pemadaman masih bisa mendapat listrik pengalihan dari gardu lain. "Kalau di luar Jawa Bali kan tidak ada alternatif," tambahnya.
Seiring dengan terjadinya pemadaman, Erwin mensinyalir adanya sejumlah industri yang tersendat produktivitasnya, Semula bisa 100 persen, namun karena kekurangan pasokan listrik jadi hanya bisa berproduksi sebanyak 70 persen saja.
(ang/dnl)
Menurutnya, pasokan listrik di sekitar Jawa dan Bali sudah memadai, namun PLN harus bisa memperhatikan perawatan peralatan pendukung di sekitar gardu induk sehingga keamanan distribusinya listriknya bisa terjaga dengan baik.
"PLN harus perhatikan maintenance fasilitas yang dimilikinya. Selama itu belum dilakukan, distribusi listrik PLN masih belum bagus," kata Ketua Umum HIPMI Erwin Aksa ketika dihubungi detikFinance , Kamis (5/11/2009).
Menurutnya, agar tidak terjadi pemadaman secara terus menerus, PLN seharusnya menyiapkan cadangan listrik yang bisa digunakan saat situasi darurat, seperti yang terjadi pada saat meledaknya gardu induk Cawang beberapa waktu yang lalu.
"PLN harus siapkan back up supaya masalah bisa cepat teratasi jika terjadi pemadaman," imbuhnya.
Ia menambahkan, dirinya tidak terlalu khawatir dengan industri yang terkena pemadaman bergilir yang berlokasi di sekitar Pulau Jawa dan Bali. Pasalnya, cadangan listrik yang tersedia jumlahnya masih cukup banyak.
"Yang paling parah itu di luar Jawa, seperti industri di Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera. Dampak dari pemadaman listrik itu terasa sekali," katanya.
Erwin mengatakan, industri di Jawa dan Bali masih beruntung, karena saat pemadaman masih bisa mendapat listrik pengalihan dari gardu lain. "Kalau di luar Jawa Bali kan tidak ada alternatif," tambahnya.
Seiring dengan terjadinya pemadaman, Erwin mensinyalir adanya sejumlah industri yang tersendat produktivitasnya, Semula bisa 100 persen, namun karena kekurangan pasokan listrik jadi hanya bisa berproduksi sebanyak 70 persen saja.
(ang/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 18:08 WIB
Kasihan, Baru 34% Rumah di Papua Teraliri Listrik
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
