Bappenas Optimis Pertumbuhan Ekonomi 8% di 2014
Sabtu, 07/11/2009 09:59 WIB
Foto: dok detikFinance
Bogor - Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir 2014 bisa mencapai 8%. Hal ini disampaikan Armida dalam temu media 2009 di Puncak, Bogor, Jumat (6/11/2009) malam.
Armida menyatakan, dengan keadaan perekonomian Indonesia yang membaik, pertumbuhan ekonomi pada 2010 bisa mencapai 5,5-5,6%. Pada 2011, pertumbuhan ekonomi bisa mulai diakselerasi sehingga pada 2014 bisa mencapai 8%.
"Maka 2011 bisa akselerasi jadi lebih cepat dari tren normalnya, sehingga 2014 bisa 8%, tapi kalau biasa-biasa saja bisa lah 7%," ujar Armida.
Namun, tambah Armida, pencapaian tersebut harus ditunjang dengan faktor eksternal yang tidak bisa diatur oleh pemerintah, seperti harga minyak dan krisis ekonomi global.
"Skenario minimal 7% tentu dengan catatan tidak ada shock external tiba-tiba harga minyak naik lalu ada krisis keuangan global. Kalau ada seperti itu, itu di luar kemampuan kita," ungkap Armida.
Selain itu, tambah Armida, faktor internal juga tetap harus diperhatikan. Tidak hanya pemangkasan debottlenecking, tetapi juga investasi. Sebab, papar Armida, untuk menjaga perekonomian dibutuhkan investasi dari pemerintah dan pihak swasta karena APBN hanya mampu memberikan 15% untuk investasi pembangunan di Indonesia.
"Kalau bisa menjaga perekonomian seperti itu, tidak cukup debottlenecking tapi investasi lagi. APBN kan terbatas, kami di Bappenas cuma bisa berikan 15% dari APBN untuk investasi. Mungkin lebih rendah. Oleh karena itu, swasta termasuk investasi asing perlu ditingkatkan," tukas Armida.
Armida juga memaparkan Bappenas mencoba mencari terebosan-terobosan untuk mendapatkan sumber pendanaan baru di negara-negara potensial seperti Timur Tengah, Korea, Eropa Timur, India dan sebagainya.
(nia/ang)
Armida menyatakan, dengan keadaan perekonomian Indonesia yang membaik, pertumbuhan ekonomi pada 2010 bisa mencapai 5,5-5,6%. Pada 2011, pertumbuhan ekonomi bisa mulai diakselerasi sehingga pada 2014 bisa mencapai 8%.
"Maka 2011 bisa akselerasi jadi lebih cepat dari tren normalnya, sehingga 2014 bisa 8%, tapi kalau biasa-biasa saja bisa lah 7%," ujar Armida.
Namun, tambah Armida, pencapaian tersebut harus ditunjang dengan faktor eksternal yang tidak bisa diatur oleh pemerintah, seperti harga minyak dan krisis ekonomi global.
"Skenario minimal 7% tentu dengan catatan tidak ada shock external tiba-tiba harga minyak naik lalu ada krisis keuangan global. Kalau ada seperti itu, itu di luar kemampuan kita," ungkap Armida.
Selain itu, tambah Armida, faktor internal juga tetap harus diperhatikan. Tidak hanya pemangkasan debottlenecking, tetapi juga investasi. Sebab, papar Armida, untuk menjaga perekonomian dibutuhkan investasi dari pemerintah dan pihak swasta karena APBN hanya mampu memberikan 15% untuk investasi pembangunan di Indonesia.
"Kalau bisa menjaga perekonomian seperti itu, tidak cukup debottlenecking tapi investasi lagi. APBN kan terbatas, kami di Bappenas cuma bisa berikan 15% dari APBN untuk investasi. Mungkin lebih rendah. Oleh karena itu, swasta termasuk investasi asing perlu ditingkatkan," tukas Armida.
Armida juga memaparkan Bappenas mencoba mencari terebosan-terobosan untuk mendapatkan sumber pendanaan baru di negara-negara potensial seperti Timur Tengah, Korea, Eropa Timur, India dan sebagainya.
(nia/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
KPK dan Polisi Kurang Merespons Temuan BPK
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 13:32 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
