Pemerintah Targetkan APBN Senilai Rp 1.700 Triliun di 2014
Senin, 09/11/2009 15:05 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menargetkan anggaran belanja negara akan mencapai Rp 1.700 triliun pada 2014.
Menurut Sesmenneg PPN Syahrial Loetan, saat ini belanja negara dalam APBN untuk Kementerian/Lembaga sudah mencapai Rp 1.000 triliun.
Jika kenaikannya dikaitkan dengan target pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi selama 5 tahun hingga 2014 sebesar 7%, maka belanja negara akan mencapai Rp 1.700 triliun.
"Sekarang belanja APBN untuk K/L sudah Rp 1.000 triliun lebih. Katakanlah kalau pertumbuhan belanja 7%, paling tidak kan berkorelasi dengan nilai itu. Pada akhir tahun RPJMN (2014) mungkin belanja negara kita sudah Rp 1.700 triliun," ujar Syahrial seusai rapat RPJMN di kantor Bappenas, Menteng, Jakarta, Senin (9/11/2009).
Pada kesempatan yang sama, Menneg PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana menyatakan target pertumbuhan ekonomi diharapkan dapat mencapai rata-rata 6,3-6,8% per tahun dengan catatan pada tahun 2013 mencapai 7%, dan pada tahun 2014 minimal 7%.
"Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6-6,5%, tapi kita lebih tinggi yaitu 6,3-6,8% karena ada faktor eksternal perekonomian dunia sudah mulai pulih dan positif," ujar Armida.
(nia/dnl)
Menurut Sesmenneg PPN Syahrial Loetan, saat ini belanja negara dalam APBN untuk Kementerian/Lembaga sudah mencapai Rp 1.000 triliun.
Jika kenaikannya dikaitkan dengan target pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi selama 5 tahun hingga 2014 sebesar 7%, maka belanja negara akan mencapai Rp 1.700 triliun.
"Sekarang belanja APBN untuk K/L sudah Rp 1.000 triliun lebih. Katakanlah kalau pertumbuhan belanja 7%, paling tidak kan berkorelasi dengan nilai itu. Pada akhir tahun RPJMN (2014) mungkin belanja negara kita sudah Rp 1.700 triliun," ujar Syahrial seusai rapat RPJMN di kantor Bappenas, Menteng, Jakarta, Senin (9/11/2009).
Pada kesempatan yang sama, Menneg PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana menyatakan target pertumbuhan ekonomi diharapkan dapat mencapai rata-rata 6,3-6,8% per tahun dengan catatan pada tahun 2013 mencapai 7%, dan pada tahun 2014 minimal 7%.
"Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6-6,5%, tapi kita lebih tinggi yaitu 6,3-6,8% karena ada faktor eksternal perekonomian dunia sudah mulai pulih dan positif," ujar Armida.
(nia/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabatan Eselon II Kemenkeu
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
KPK dan Polisi Kurang Merespons Temuan BPK
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 13:32 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 11:01 WIB
Sudah 20 Tahun Atlet Eropa Pakai Sepatu Made in Tangerang
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
