detikfinance

SPA Divestasi 14% Saham Newmont Diteken 11/11

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Selasa, 10/11/2009 10:36 WIB
Fasilitas pengolahan Newmont (dok detikcom)
Jakarta - Sales and Purchase Agreement (SPA) atau perjanjian jual beli divestasi 14 saham PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) akan ditandatangani Rabu (11/11/2009) di Jakarta. Hari ini Gubernur NTB sudah datang ke Jakarta untuk menuntaskan masalah divestasi ini.

"Kita harap SPA untuk divestasi saham 14 persen akan ditandatangani besok,"  ujar Direktur Jenderal Mineral Batubara dan Panas Bumi, (Dirjen Minerbapabum) Bambang Setiawan di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (10/11/2009).

Bambang menjelaskan Departemen ESDM sudah mengirimkan surat kepada Newmont yang menyebutkan bahwa Pemda NTB akan menjadi lead dalam proses divestasi 14 persen saham Newmont tersebut.

"Suratnya sudah kami kirimkan ke Newmont. Dalam surat itu disebutkan bahwa Pemda jadi leadnya," ungkapnya.

Saat ditanya berapa pembagian saham 14 persen, Bambang mengaku belum mengetahui secara pasti berapa besar saham yang akan dibagi antara Pemda NTB dan ANTAM sebagai wakil pemerintah pusat.

"Saya belum tahu pastinya.Gambarannya sudah ada, tapi untuk pastinya tanya Gubernur NTB atau Antam," ungkapnya

Sedangkan 14 persen saham divestasi 2008 dan 2009 yang menjadi jatah pemerintah pusat dilepas pada harga US$ 493,64 juta atau setara Rp 5 triliun. Pemda dan pemerintah pusat telah sepakat untuk melakukan pembelian saham Newmont secara bersama.

Untuk divestasi 10% saham divestasi tahun 2006 dan 2007 yang menjadi jatah Pemda NTB disepakati harganya sebesar US$ 391 juta.



(epi/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?