Ekonomi RI Mampu Tumbuh 4,21% Kuartal III-2009
Selasa, 10/11/2009 14:01 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2009 tercatat sebesar 4,21% (yoy). Angka itu berarti meningkat dibandingkan kuartal II-2009 yang laju pertumbuhan ekonominya tercatat 4% (yoy).
Deputi Bidang Neraca Dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Slamet Sutomo mengatakan, pertumbuhan ekonomi kuartal III-2009 dibandingkan kuartal III-2008 (q to q) tercatat tumbuh 3,87%, dengan nilai PDB dari Rp 540,4 triliun di kuartal II-2009 menjadi RP 561,3 triliun di kuaertal III-2009.
"Pertumbuhan 3,87% di kuartal III-2009 terbesar disumbangkan sektor pertanian dengan kontribusi 1,03%, kemudian sektor bangunan 0,35%, dan pengangkutan 0,45%," ujar Slamet dalam jumpa pers di kantor BPS, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Selasa (10/11/2009).
Sementara itu, besaran laju pertumbuhan ekonomi pada periode Januari-September 2009 tercatat sebesar 4,23% dibandingkan Januari-September 2008. Nilai nominal PDB juga meningkat pada periode tersebut menjadi Rp 1452,5 triliun, dari periode Januari-Juni 2009 Rp 1375,1 triliun.
Dari sisi pengeluaran atau ekspenditur, yang mendorong laju pertumbuhan ekonomi ini adalah konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,75% atau memiliki kontribusi 63% dari total pertumbuhan ekonomi. Ekspor masih tumbuh negatif 8,24% dan impor negatif 18,31%.
"Ekonomi kita masih di-drive oleh konsumsi rumah tangga karena ada puasa dan Lebaran, serta tahun ajaran baru, katanya.
(dnl/qom)
Deputi Bidang Neraca Dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Slamet Sutomo mengatakan, pertumbuhan ekonomi kuartal III-2009 dibandingkan kuartal III-2008 (q to q) tercatat tumbuh 3,87%, dengan nilai PDB dari Rp 540,4 triliun di kuartal II-2009 menjadi RP 561,3 triliun di kuaertal III-2009.
"Pertumbuhan 3,87% di kuartal III-2009 terbesar disumbangkan sektor pertanian dengan kontribusi 1,03%, kemudian sektor bangunan 0,35%, dan pengangkutan 0,45%," ujar Slamet dalam jumpa pers di kantor BPS, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Selasa (10/11/2009).
Sementara itu, besaran laju pertumbuhan ekonomi pada periode Januari-September 2009 tercatat sebesar 4,23% dibandingkan Januari-September 2008. Nilai nominal PDB juga meningkat pada periode tersebut menjadi Rp 1452,5 triliun, dari periode Januari-Juni 2009 Rp 1375,1 triliun.
Dari sisi pengeluaran atau ekspenditur, yang mendorong laju pertumbuhan ekonomi ini adalah konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,75% atau memiliki kontribusi 63% dari total pertumbuhan ekonomi. Ekspor masih tumbuh negatif 8,24% dan impor negatif 18,31%.
"Ekonomi kita masih di-drive oleh konsumsi rumah tangga karena ada puasa dan Lebaran, serta tahun ajaran baru, katanya.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 18:08 WIB
Kasihan, Baru 34% Rumah di Papua Teraliri Listrik
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
