4 Kontraktor Minyak Nunggak US$ 615,15 Juta ke Negara
Selasa, 10/11/2009 16:17 WIB
Foto: Reuters
Jakarta - Empat Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) menunggak pembayaran bonus produksi dan dana equipment and service serta over lifting hingga US$615,15 Juta kepada negara.
Keempat KKKS tersebut yaitu Golden Spike, Petrochina East Java, Pertamina EP, dan Star Energy.
"Golden Spike menunggak dari bonus produksi dan equipment and services ," ujar Kepala BP Migas R Priyono dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/11/2009).
Priyono menyatakan untuk jumlah tunggakan Golden Spike yaitu US$ 1,15 juta dan sudah mulai dicicil oleh perusahaan tersebut. "Mereka sekarang mencicil, potong invoice -nya melalui Pertamina," jelasnya.
Untuk Petro China East Java menunggak hingga US$ 6,1 juta dan saat ini sedang melakukan rekonsiliasi dengan PT Pertamina (Persero). "Mereka over lifting . Akan bayar tapi minta waktu," jelasnya.
Untuk tunggakan Pertamina EP karena over lifting sebesar US$ 604 juta sudah ditangani Depkeu akan dilakukan audit oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Star Energy juga over lifting sekitar US$ 3,9 juta. Mereka saat ini tengah melakukan rekonsiliasi dengan Pertamina dan partner," ungkapnya.
(epi/dnl)
Keempat KKKS tersebut yaitu Golden Spike, Petrochina East Java, Pertamina EP, dan Star Energy.
"Golden Spike menunggak dari bonus produksi dan equipment and services ," ujar Kepala BP Migas R Priyono dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/11/2009).
Priyono menyatakan untuk jumlah tunggakan Golden Spike yaitu US$ 1,15 juta dan sudah mulai dicicil oleh perusahaan tersebut. "Mereka sekarang mencicil, potong invoice -nya melalui Pertamina," jelasnya.
Untuk Petro China East Java menunggak hingga US$ 6,1 juta dan saat ini sedang melakukan rekonsiliasi dengan PT Pertamina (Persero). "Mereka over lifting . Akan bayar tapi minta waktu," jelasnya.
Untuk tunggakan Pertamina EP karena over lifting sebesar US$ 604 juta sudah ditangani Depkeu akan dilakukan audit oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Star Energy juga over lifting sekitar US$ 3,9 juta. Mereka saat ini tengah melakukan rekonsiliasi dengan Pertamina dan partner," ungkapnya.
(epi/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 18:08 WIB
Kasihan, Baru 34% Rumah di Papua Teraliri Listrik
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
