detikfinance

Ini Dia 5 Wakil Menteri

Luhur Hertanto - detikfinance
Selasa, 10/11/2009 18:15 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya menetapkan 5 wakil menteri. Kelima orang tersebut rencananya akan dilantik pada Rabu (11/11/2009).

Demikian disampaikan Mensesneg Sudi Silalahi di kantor presiden, Jakarta, Selasa (10/11/2009). Pada gelombang pertama akan dilantik 5 wakil menteri plus Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan. Sementara 6 lainnya akan ditentukan pada gelombang kedua.

Kelima wakil menteri tersebut adalah:
  • Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi,(Deputi Menko Perekonomian bidang Pertanian dan Kelautan)
  • Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak,(Dirjen Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum)
  • Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono,(Deputi Menko Perekonomian bidang Infrastruktur dan Pengembangan wilayah)
  • Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar,Dirut Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesi/LPEI dan Deputi Menko Perekonomian bidang Kerjasama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional)
  • Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun (Direktur Pemberdayaan Pulau Kecil Departemen Kelautan dan Perikanan).
"Total keseluruhan ada 11 wakil menteri dan akan dilantik kemudian," ujar Sudi.

(qom/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.