detikfinance

Beli Trafo, PLN Cari Pinjaman Rp 1,8 Triliun

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Selasa, 10/11/2009 18:24 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjajaki pinjaman sebesar Rp 1,8 triliun untuk pembelian satu buah trafo sehingga bisa meningkatkan daya di wilayah Jabodetabek

Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Pembangkit Jawa Bali Murtaqi Syamsuddin di kantor Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (10/11/2009).

Menurutnya, pembelian trafo tersebut membutuhkan dana sekitar Rp 5,6 triliun. Sebanyak Rp 3 triliun dari dana tersebut sudah didapat perusahaan pelat merah itu dari komitmen kredit ekspor dari China.

Perseroan sendiri sudah mengalokasikan dana sebanyak Rp 800 miliar dari kas internalnya. "Sisanya kita akan mencairkan dari perbankan dan lembaga multirateral," katanya.

Trafo tersebut akan digunakan supaya kapasitas di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Bekasi, Cawang, Gandul dan Kembangan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta dan sekitarnya.



(ang/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?