detikfinance

Rupiah Makin Mendatar

Nurul Qomariyah - detikfinance
Rabu, 11/11/2009 08:35 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah bergerak datar dan diprediksi akan mengalami sesi perdagangan yang sunyi. Investor tidak terlalu terpengaruh oleh data pertumbuhan ekonomi RI yang mencapai 4,2% selama triwulan III-2009.

Pada perdagangan Rabu (11/11/2009), rupiah bergerak stabil di level 9.430 per dolar AS. Menurut dealer, permintaan dolar dari korporasi menghadapi kebutuhan akhir tahun menghambat tren pelemahan dolar AS.

Di pasar global, dolar AS juga mengalami stagnasi atas euro namun melemah atas yen. Euro diperdagangkan di level 1,4985 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4994 dolar. Sementara dolar AS melemah di 89,82 yen, dibandingkan sebelumnya di 89,95 yen.

Mike McGrath, analis dari PNC Bank mengatakan, dolar kini sedang mengikuti tren terbrunya yakni melemah untuk merespons kuatnya pasar saham.

"Dolar AS diperdagangkan sedikit menguat untuk merespons pembalikan yang terjadi di pasar saham," ujarnya seperti dikutip dari AFP.

Sedangkan poundsterling mendapatkan tekanan setelah lembaga pemeringkat Fitch Ratings memperingatkan bahwa Inggris akan menghadapi penurunan peringkat kreditnya yang kini di level tinggi AAA.




(qom/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.