BUMI Segera Kuasai 100% Saham Herald
Kamis, 12/11/2009 10:02 WIB
(foto: dok BUMI)
Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melalui anak usahanya Calipso Investment Pte Ltd kembali membuka penawaran terhadap sisa 1,61% saham Herald Resources Ltd di harga AUD 0,93 per saham. Saham Herald pun dihentikan sementara (suspensi).
"Kami berharap kewajiban akuisisi hingga 100% saham Herald rampung dalam 6 minggu," ujar SVP Investor Relation BUMI, Dileep Srivastava kepada detikFinance, Rabu (11/11/2009) malam.
BUMI saat ini memiliki 205.912.956 saham atau setara dengan 98,39% saham Herald melalui penawaran tender terakhir yang ditutup pada 20 Oktober 2009 pada harga AUD 0,93 per saham.
Berdasarkan peraturan Australian Stock Exchange (ASX) yang tertera dalam Corporations Act 2001, suatu perusahaan yang menguasai sedikitnya 91% saham emiten di ASX, wajib membeli saham yang belum dimiliki jika diantara pemegang saham ada yang hendak menjualnya. Oleh karena Calipso memiliki 98,39% saham Herald, maka Calipso wajib melakukan pembelian jika sisa pemegang saham Herald memutuskan melepaskan kepemilikan sahamnya kepada Calipso.
Harga yang ditawarkan Calipso sama dengan penawaran terakhir sebesar AUD 0,93 per saham.
Terkait penawaran tersebut, otoritas bursa Australia memutuskan menghentikan sementara saham Herald terhitung kemarin, Rabu (11/11/2009). Pada Selasa (10/11/2009), saham Herald ditutup di harga AUD 0,885 per saham.
BUMI sendiri telah menyiapkan dana investasi untuk pengembangan proyek Dairi sebesar US$ 211 juta. Dananya diambil dari penerbitan obligasi US$ 300 juta yang telah dilakukan pekan lalu.
Menurut Dileep, dana tersebut akan digunakan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 171 juta, modal kerja sebesar US$ 30 juta dan dana eksplorasi sebesar US$ 10 juta.
"Investasi ini untuk menggenjot pendapatan Herald di 2012," ujarnya.
Herald, perusahaan tambang asal Australia yang tercatat di Australian Securities Exchange (ASX) ini menguasai 80% saham di proyek Dairi. Sisanya sebesar 20% dimiliki oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Dileep mengatakan, proyek Dairi memiliki tambang dengan kandungan seng (zinc) dan timbal (lead) terbesar di dunia yang berlokasi di Sumatera Utara. Namun hingga saat ini, proyek Dairi belum dapat dioperasikan lantaran belum mendapat izin dari departemen kehutanan.
"Kami berharap izin dapat segera diperoleh," ujar Dileep.
Melalui investasi ini, BUMI menargetkan EBITDA tahunan sebesar US$ 200 juta. Pada perdagangan hari ini, saham BUMI kembali menjadi perburuan. Saham BUMI tercatat naik Rp 125 menjadi Rp 2.550 dengan nilai transaksi mencapai Rp 717 miliar dalam setengah jam perdagangan.
(dro/qom)
"Kami berharap kewajiban akuisisi hingga 100% saham Herald rampung dalam 6 minggu," ujar SVP Investor Relation BUMI, Dileep Srivastava kepada detikFinance, Rabu (11/11/2009) malam.
BUMI saat ini memiliki 205.912.956 saham atau setara dengan 98,39% saham Herald melalui penawaran tender terakhir yang ditutup pada 20 Oktober 2009 pada harga AUD 0,93 per saham.
Berdasarkan peraturan Australian Stock Exchange (ASX) yang tertera dalam Corporations Act 2001, suatu perusahaan yang menguasai sedikitnya 91% saham emiten di ASX, wajib membeli saham yang belum dimiliki jika diantara pemegang saham ada yang hendak menjualnya. Oleh karena Calipso memiliki 98,39% saham Herald, maka Calipso wajib melakukan pembelian jika sisa pemegang saham Herald memutuskan melepaskan kepemilikan sahamnya kepada Calipso.
Harga yang ditawarkan Calipso sama dengan penawaran terakhir sebesar AUD 0,93 per saham.
Terkait penawaran tersebut, otoritas bursa Australia memutuskan menghentikan sementara saham Herald terhitung kemarin, Rabu (11/11/2009). Pada Selasa (10/11/2009), saham Herald ditutup di harga AUD 0,885 per saham.
BUMI sendiri telah menyiapkan dana investasi untuk pengembangan proyek Dairi sebesar US$ 211 juta. Dananya diambil dari penerbitan obligasi US$ 300 juta yang telah dilakukan pekan lalu.
Menurut Dileep, dana tersebut akan digunakan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 171 juta, modal kerja sebesar US$ 30 juta dan dana eksplorasi sebesar US$ 10 juta.
"Investasi ini untuk menggenjot pendapatan Herald di 2012," ujarnya.
Herald, perusahaan tambang asal Australia yang tercatat di Australian Securities Exchange (ASX) ini menguasai 80% saham di proyek Dairi. Sisanya sebesar 20% dimiliki oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Dileep mengatakan, proyek Dairi memiliki tambang dengan kandungan seng (zinc) dan timbal (lead) terbesar di dunia yang berlokasi di Sumatera Utara. Namun hingga saat ini, proyek Dairi belum dapat dioperasikan lantaran belum mendapat izin dari departemen kehutanan.
"Kami berharap izin dapat segera diperoleh," ujar Dileep.
Melalui investasi ini, BUMI menargetkan EBITDA tahunan sebesar US$ 200 juta. Pada perdagangan hari ini, saham BUMI kembali menjadi perburuan. Saham BUMI tercatat naik Rp 125 menjadi Rp 2.550 dengan nilai transaksi mencapai Rp 717 miliar dalam setengah jam perdagangan.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
