Kalbe Incar Akuisisi 5 Perusahaan Farmasi
Kamis, 12/11/2009 12:49 WIB
(Ilustrasi Foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) berencana mengakusisi 3-5 perusahaan farmasi pada tahun 2010. Perseroan menjajaki penerbitan obligasi untuk pendanaan akuisisi.
Demikian diutarakan Direktur KLBF Vidjongtius di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Kamis (12/11/2009).
Alokasi dana yang dipersiapkan Kalbe maksimal Rp 500 miliar untuk tiap perusahaan sasaran. Ia menerangkan, rencana akuisisi ini masih dalam proses pencarian perusahaan sasaran.
Target yang dibidik adalah akuisisi perusahaan farmasi dengan bidang usaha obat bebas dan makanan kesehatan.
"Akuisisi dimungkinkan 3-5 perusahaan. Ini sedang mulai proses awal, masa penjajakan. Belum nego secara langsung. Kami lebih mengutamakan obat bebas dan makanan kesehatan," ujarnya.
Ditambahkannya, sumber pendanaan dari rencana akuisisi ini dari kombinasi kas internal dan pendanaan eksternal seperti penerbitan obligasi. "Dana, kami siapkan dari internal Rp 500 miliar. Kami targetkan 1 perusahaan dulu, supaya lebih mudah dalam pengelolaan," katanya.
Namun, KLBF juga tidak menutup kemungkinan untuk mengeluarkan surat utang obligasi di tahun 2010. Hasil obligasi akan digunakan perseroan sebagai dana cadangan, dan juga untuk akuisisi perusahaan di tahun depan.
"Dalam rangka pendanaan kembali, penerbitan bond bisa dimungkinkan. Besarnya tergantung kebutuhan, bisa Rp 300-500, miliar bahkan 1 triliun," jelasnya.
Menurutnya, agar Kalbe Farma dapat tumbuh dengan cepat, salah satu cara yang ditempuh adalah akusisi. Akuisisi perusahaan dalam negeri menjadi target awal perseroan.
Pada kesempatan yang sama, Vidjongtius mengatakan bahwa di tahun 2010 perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 300-500 miliar. Capex ditujukan pada pertumbuhan organik KLBF dan juga pendanaan anak perusahaan mereka PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT). Capex EPMT dianggarkan Rp 100-120 miliar dan digunakan untuk peremajaan kantor cabang dan ekspansi di beberapa wilayah, seperti Palangkaraya, Kendari, dan Gorontalo.
(dro/dro)
Demikian diutarakan Direktur KLBF Vidjongtius di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Kamis (12/11/2009).
Alokasi dana yang dipersiapkan Kalbe maksimal Rp 500 miliar untuk tiap perusahaan sasaran. Ia menerangkan, rencana akuisisi ini masih dalam proses pencarian perusahaan sasaran.
Target yang dibidik adalah akuisisi perusahaan farmasi dengan bidang usaha obat bebas dan makanan kesehatan.
"Akuisisi dimungkinkan 3-5 perusahaan. Ini sedang mulai proses awal, masa penjajakan. Belum nego secara langsung. Kami lebih mengutamakan obat bebas dan makanan kesehatan," ujarnya.
Ditambahkannya, sumber pendanaan dari rencana akuisisi ini dari kombinasi kas internal dan pendanaan eksternal seperti penerbitan obligasi. "Dana, kami siapkan dari internal Rp 500 miliar. Kami targetkan 1 perusahaan dulu, supaya lebih mudah dalam pengelolaan," katanya.
Namun, KLBF juga tidak menutup kemungkinan untuk mengeluarkan surat utang obligasi di tahun 2010. Hasil obligasi akan digunakan perseroan sebagai dana cadangan, dan juga untuk akuisisi perusahaan di tahun depan.
"Dalam rangka pendanaan kembali, penerbitan bond bisa dimungkinkan. Besarnya tergantung kebutuhan, bisa Rp 300-500, miliar bahkan 1 triliun," jelasnya.
Menurutnya, agar Kalbe Farma dapat tumbuh dengan cepat, salah satu cara yang ditempuh adalah akusisi. Akuisisi perusahaan dalam negeri menjadi target awal perseroan.
Pada kesempatan yang sama, Vidjongtius mengatakan bahwa di tahun 2010 perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 300-500 miliar. Capex ditujukan pada pertumbuhan organik KLBF dan juga pendanaan anak perusahaan mereka PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT). Capex EPMT dianggarkan Rp 100-120 miliar dan digunakan untuk peremajaan kantor cabang dan ekspansi di beberapa wilayah, seperti Palangkaraya, Kendari, dan Gorontalo.
(dro/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
