Boediono Lanjutkan Program Listrik JK
Kamis, 12/11/2009 12:55 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Wakil Presiden Boediono berjanji akan melanjutkan program pembangunan listrik yang telah dirintis oleh mantan Wapres Jusuf Kalla. Namun, Boediono pun akan mengundang investor asing untuk ikut berpartisipasi.
"5 tahun pemerintahan ke depan, kami akan melanjutkan menyediakan listrik. listrik adalah kunci," ujar Boediono ketika membuka Sulawesi Expo di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (12/11/2009)
Boediono mengatakan bahwa akan dibuka sejumlah pembangkit listrik baru di sejumlah daerah untuk mengatasi krisis listrik. Oleh karena itu, pemerintah kini mulai kembali melakukan inventarisasi kebutuhan listrik seluruh daerah.
Agar penyediaan listrik berjalan lancar, Boediono pun menegaskan agar tak melulu berharap ada APBD. Mantan gubernur BI ini pun mengundang investor asing untuk berinvestasi.
"Harus ada pembiayaan baru, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Investor harus kita undang," kata Boediono.
Dalam kesempatan itu, Boediono juga menyebutkan sejumlah poin yang akan menjadi fokus pemerintah, yakni aspek perhubungan, penyediaan insfrastruktur, pembangunan jalan, dan menciptakan infrastruktur lunak seperti iklim usaha dan pembuatan aturan-aturan yang memudahkan investasi.
(gun/dnl)
"5 tahun pemerintahan ke depan, kami akan melanjutkan menyediakan listrik. listrik adalah kunci," ujar Boediono ketika membuka Sulawesi Expo di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (12/11/2009)
Boediono mengatakan bahwa akan dibuka sejumlah pembangkit listrik baru di sejumlah daerah untuk mengatasi krisis listrik. Oleh karena itu, pemerintah kini mulai kembali melakukan inventarisasi kebutuhan listrik seluruh daerah.
Agar penyediaan listrik berjalan lancar, Boediono pun menegaskan agar tak melulu berharap ada APBD. Mantan gubernur BI ini pun mengundang investor asing untuk berinvestasi.
"Harus ada pembiayaan baru, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Investor harus kita undang," kata Boediono.
Dalam kesempatan itu, Boediono juga menyebutkan sejumlah poin yang akan menjadi fokus pemerintah, yakni aspek perhubungan, penyediaan insfrastruktur, pembangunan jalan, dan menciptakan infrastruktur lunak seperti iklim usaha dan pembuatan aturan-aturan yang memudahkan investasi.
(gun/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
