Keceplosan Ngomong Data PDB, Mendag Jepang Minta Maaf
Senin, 16/11/2009 12:40 WIB
Masayuki Naoshima (Foto: Life.com)
Tokyo - Data pertumbuhan PDB di Jepang sangat sensitif bagi pasar. Menteri perdagangan Jepang Masayuki Naoshima pun harus meminta maaf karena keceplosan mengungkapkan data PDB 30 menit lebih cepat dari jadwal.
Menteri Naoshima mengungkapkan angka PDB Jepang dalam pidatonya di depan pengusaha industri perminyakan pada Senin (16/11/2009) pukul 08.20 waktu setempat.
"Datanya cukup bagus, naik 1,2% secara kuartal dan 4,8% secara tahunan," ujarnya seperti dikutip dari AFP.
Padahal pemerintah Jepang secara resmi baru akan merilis data PDB pada pukul 08.50 waktu setempat. Namun Naoshima mengaku tidak tahu jika data itu belum dirilis.
"Saya minta maaf. Saya sungguh tidak tahu data itu akan dirilis pukul 08.50, jadi saya pikir oke saja berbicara tentang itu," imbuh Naoshima seperti dikutip dari Reuters.
"Saya minta maaf karena telah menimbulkan masalah dan saya akan hati-hati mulai dari sekarang," imbuhnya.
Berdasarkan data yang dirilis, perekonomian Jepang tumbuh 1,2% pada kuartal III. Angka itu berarti tercepat dalam 2 tahun terakhir. Program stimulus pemerintah Jepang tampaknya cukup sukses mendorong belanja konsumen. Ini adalah data PDB pertama yang dirilis pemerintahan baru PM Yukio Hatoyama.
Sekretaris Kabinet Hirofumi Hirano menepis permintaan agar Menteri Naoshima mundur karena insiden itu. Namun ia mengakui insiden itu dapat menimbulkan perdebatan tentang kemampuan pemerintah Jepang mengatasi informasi sensitif.
(qom/dnl)
Menteri Naoshima mengungkapkan angka PDB Jepang dalam pidatonya di depan pengusaha industri perminyakan pada Senin (16/11/2009) pukul 08.20 waktu setempat.
"Datanya cukup bagus, naik 1,2% secara kuartal dan 4,8% secara tahunan," ujarnya seperti dikutip dari AFP.
Padahal pemerintah Jepang secara resmi baru akan merilis data PDB pada pukul 08.50 waktu setempat. Namun Naoshima mengaku tidak tahu jika data itu belum dirilis.
"Saya minta maaf. Saya sungguh tidak tahu data itu akan dirilis pukul 08.50, jadi saya pikir oke saja berbicara tentang itu," imbuh Naoshima seperti dikutip dari Reuters.
"Saya minta maaf karena telah menimbulkan masalah dan saya akan hati-hati mulai dari sekarang," imbuhnya.
Berdasarkan data yang dirilis, perekonomian Jepang tumbuh 1,2% pada kuartal III. Angka itu berarti tercepat dalam 2 tahun terakhir. Program stimulus pemerintah Jepang tampaknya cukup sukses mendorong belanja konsumen. Ini adalah data PDB pertama yang dirilis pemerintahan baru PM Yukio Hatoyama.
Sekretaris Kabinet Hirofumi Hirano menepis permintaan agar Menteri Naoshima mundur karena insiden itu. Namun ia mengakui insiden itu dapat menimbulkan perdebatan tentang kemampuan pemerintah Jepang mengatasi informasi sensitif.
(qom/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 14:50 WIB
Orang Terkaya Hong Kong Bantah Menyuap Demi Bangun Kasino di Macau
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabatan Eselon II Kemenkeu
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
-
Jumat, 25/05/2012 13:30 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 14:21 WIB
Agus Marto Lantik Pejabatan Eselon II Kemenkeu
-
Jumat, 25/05/2012 13:32 WIB
BBM Non Subsidi Hanya Laku di Pedalaman & Pegunungan Kalimantan
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
