Masalah Listrik Sudah Akut, SBY Panggil Dirut PLN
Selasa, 17/11/2009 12:04 WIB
Foto: Setpres
Jakarta - Pemadaman listrik yang seringkali terjadi belakangan ini membuat Presiden SBY turun tangan. Presiden memanggil Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar bersama beberapa menteri terkait dan Gubernur DKI ke kantornya hari ini.
"Pagi ini saya minta mereka untuk datang ke kantor saya untuk merumuskan langkah-langkah yang cepat dan tepat terhadap permasalahan yang kita hadapi yaitu masalah kelistrikan di tanah air dan lebih khusus lagi di DKI Jakarta," ujar SBY di kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (17/11/2009).
SBY mengatakan, permasalahan listrik ini harus segera diselesaikan karena memiliki peran yang sangat penting dan vital bagi negara dan masyarakat.
"Kita juga tahu karena adanya krisis 11 tahun lalu kita menjadi terlambat dalam menambah daya listrik. memang bisa dijelaskan kekurangan finansial pada masa krisis lalu. Dan setelah ekonomi pulih kembali 5 tahun lalu, makin dirasakan bahwa kita mengalami kekurangan listrik," tutur SBY.
Karena itu, lanjut SBY, pembenahan sektor listrik ini menjadi prioritas pemerintah dalam 5 tahun mendatang.
"Saya melihat masih banyak hal yang tidak pas terkait sinergi dan sinkronisasi, saya masih banyak dengar dari daerah respon yang tidak cepat oleh PLN terkait mengatasi masalah listrik ini," tegasnya.
Selain Dirut PLN, Menteri yang hadir adalah Menneg BUMN Mustafa Abubakar, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, dan Gubernur DKI Fauzi Bowo.
(dnl/qom)
"Pagi ini saya minta mereka untuk datang ke kantor saya untuk merumuskan langkah-langkah yang cepat dan tepat terhadap permasalahan yang kita hadapi yaitu masalah kelistrikan di tanah air dan lebih khusus lagi di DKI Jakarta," ujar SBY di kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (17/11/2009).
SBY mengatakan, permasalahan listrik ini harus segera diselesaikan karena memiliki peran yang sangat penting dan vital bagi negara dan masyarakat.
"Kita juga tahu karena adanya krisis 11 tahun lalu kita menjadi terlambat dalam menambah daya listrik. memang bisa dijelaskan kekurangan finansial pada masa krisis lalu. Dan setelah ekonomi pulih kembali 5 tahun lalu, makin dirasakan bahwa kita mengalami kekurangan listrik," tutur SBY.
Karena itu, lanjut SBY, pembenahan sektor listrik ini menjadi prioritas pemerintah dalam 5 tahun mendatang.
"Saya melihat masih banyak hal yang tidak pas terkait sinergi dan sinkronisasi, saya masih banyak dengar dari daerah respon yang tidak cepat oleh PLN terkait mengatasi masalah listrik ini," tegasnya.
Selain Dirut PLN, Menteri yang hadir adalah Menneg BUMN Mustafa Abubakar, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, dan Gubernur DKI Fauzi Bowo.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
