detikfinance

Oto Multiartha Tawarkan Kupon Obligasi 9,75-12,75%

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Selasa, 17/11/2009 13:26 WIB
(foto: dok OTO)
Jakarta - PT Oto Multiartha menawarkan kupon obligasi Oto Multiartha VI Rp 600 miliar berkisar antara 9,75% hingga 12,75% dengan tingkat bunga tetap.

Demikian disampaikan Direktur Utama Oto Multiartha Yosuke Unigame dalam acara penawaran umum obligasi perseroan di Ritz Calton SCBD Jakarta Selasa (17/11/2009).

Oto Multiartha akan menerbitkan obligasi dengan nilai Rp 600 miliar. Obligasi ini terbagi menjadi 3 seri, yaitu A, B dan C berjangka waktu masing-masing 370 hari, 24 bulan, dan 36 bulan. Obligasi ini menawarkan kupon dengan tingkat bunga tetap.

Seri A ditetapkan dengan acuan FR0021 ditambah 275-375 bps atau berkisar 9,75-10,75%, seri B berkisar 11-12% dengan mengacu pada FR0017 plus 275-375 bps.

"Untuk seri terakhir, kami menetapkan bunga FR0023 ditambah 275-375 bps, atau setara dengan 11,25-12,25%," jelas Presiden Director PT HSBC Securities Indonesia, Hari B Mantoro yang didapuk sebagi penjamin pelaksana emisi.

Selain HSBC Securities, perseroan juga telah menunjuk PT Sinarmas Sekuritas dan PT Standard CharteRed Securities Indonesia. Sementara yang bertindak sebagai wali amanat adalah PT Bank Mandiri Tbk.

"Keseluruhan dana yang diperoleh dari penawaran obligasi akan digunakan untuk peningkatan modal kerja. Juga untuk pembiayaan konsumen dalam pembelian kendaraan bermotor," kata Yosuke.

Book building obligasi ditetapkan pada 23 November 2009, dan pricing akan dilakukan kemudian. "Pricingnya tunggu periode akhir bookbuilding," terang  Hari.

Obligasi ini mendapat peringkat id AA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).



(dro/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?