Kembangkan Industri Kreatif, Depdag Bentuk Unit Khusus
Selasa, 17/11/2009 15:22 WIB
Foto: Suhendra-detikFinance
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan restrukturisasi untuk lebih mengikuti perkembangan fungsi dan tugasnya
termasuk dalam pengembangan ekonomi kreatif.
"Kita sudah merombak, dimana ada unit-unit yg bertugas untuk mengembangkan ekonomi kreatif baik jasa dan produknya," ujar Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Alun-alun Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (17/11/2009).
Selain itu, Mari juga akan memilih beberapa pilot project untuk mengembangkan ekonomi kreatif seperti animasi dan fashion. "Karena kita lihat untuk fashion pasar dalam negerinya besar, apalagi kalau bisa berkembang hingga ke luar," ungkapnya.
Mari menambahkan, saat ini fashion menjadi kontributor terbesar dalam industri kreatif. Kontribusinya yaitu mencapai 20 hingga 30 persen.
Pemerintah juga telah menyusun cetak biru pengembangan ekonomi kreatif Indonesia hingga tahun 2025, yang disusun berdasarkan pada tren positif dari kontribusi rata-rata PDB industri kreatif selama tahun 2002-2006 sebesar Rp 104 triliun atau 6,3 persen dari nilai PDB nasional.
Dalam kajian yang dilakukan Depdag bersama tim studi, para pelaku usaha dan pemerintah terkait, kontribusi ekonomi kreatif terhadap pembangunan terus menunjukan kenaikan.
Pada tahun 2002-2008, dengan menambahkan kontribusi kreatif di sektor industri pengolahan, khususnya industri kecil dan rumah tangga, kontribusi rata-rata PDM mencapai Rp 139,8 triliun atau 7,8 persen dari total PDB nasional.
Dalam cetak biru industri kreatif 2009-2005, pemerintah menargetkan kontribusi terhadap PDB naik menjadi 9-11 persen dan penyerapan tenaga 8-11 persen di tahun 2025.
Pada tahun 2025 tersebut, jumlah pelaku usaha yang bergerak di sektor industri kreatif ditargetkan meningkat menjadi 7,7 juta perushaan atau naik tiga kali lipat dari posisi 2006.
(epi/dnl)
termasuk dalam pengembangan ekonomi kreatif.
"Kita sudah merombak, dimana ada unit-unit yg bertugas untuk mengembangkan ekonomi kreatif baik jasa dan produknya," ujar Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Alun-alun Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (17/11/2009).
Selain itu, Mari juga akan memilih beberapa pilot project untuk mengembangkan ekonomi kreatif seperti animasi dan fashion. "Karena kita lihat untuk fashion pasar dalam negerinya besar, apalagi kalau bisa berkembang hingga ke luar," ungkapnya.
Mari menambahkan, saat ini fashion menjadi kontributor terbesar dalam industri kreatif. Kontribusinya yaitu mencapai 20 hingga 30 persen.
Pemerintah juga telah menyusun cetak biru pengembangan ekonomi kreatif Indonesia hingga tahun 2025, yang disusun berdasarkan pada tren positif dari kontribusi rata-rata PDB industri kreatif selama tahun 2002-2006 sebesar Rp 104 triliun atau 6,3 persen dari nilai PDB nasional.
Dalam kajian yang dilakukan Depdag bersama tim studi, para pelaku usaha dan pemerintah terkait, kontribusi ekonomi kreatif terhadap pembangunan terus menunjukan kenaikan.
Pada tahun 2002-2008, dengan menambahkan kontribusi kreatif di sektor industri pengolahan, khususnya industri kecil dan rumah tangga, kontribusi rata-rata PDM mencapai Rp 139,8 triliun atau 7,8 persen dari total PDB nasional.
Dalam cetak biru industri kreatif 2009-2005, pemerintah menargetkan kontribusi terhadap PDB naik menjadi 9-11 persen dan penyerapan tenaga 8-11 persen di tahun 2025.
Pada tahun 2025 tersebut, jumlah pelaku usaha yang bergerak di sektor industri kreatif ditargetkan meningkat menjadi 7,7 juta perushaan atau naik tiga kali lipat dari posisi 2006.
(epi/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
