detikfinance

KS Lepas 55% Saham Latinusa ke Nippon Steel Rp 563,122 miliar

Indro Bagus SU - detikfinance
Kamis, 19/11/2009 13:01 WIB
Jakarta - PT Krakatau Steel akan melepaskan 55% sahamnya di Latinusa kepada 3 samurai metal asal Jepang yang tergabung dalam Konsorsium Nippon Steel senilai Rp 406  per saham. Dana yang akan diperoleh KS melalui divestasi ini sekitar Rp 563,122 miliar.

Tiga samurai metal asal Jepang ini terdiri atas Nippon Steel Corporation, Nippon Steel Trading Co Ltd, Mitsui & Co Ltd dan Metal One Corporation. Ketiganya telah menandatangani kesepakatan jual beli pada 11 November 2009.

Konsorsium setuju untuk membeli 1.387.842.500 lembar saham atas setara dengan 55% saham Latinusa. Setelah transaksi ini dilaksanakanm konsorsium akan menjadi pemegang saham pengendali Latinusa.

Sebelum divestasi 55% saham ini direalisasikan, Latinusa akan melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) dengan menerbitkan 504.670.000 saham baru atau sekitar 20% saham ke publik pada Desember 2009. PT Bahana Securities ditunjuk menjadi penjamin pelaksana IPO ini.

Saat ini komposisi pemegang saham Latinusa adalah KS 93,87% dan PT Baruna Inti Lestari 6,13%. Setelah penerbitan saham baru dan IPO sebanyak 20%, komposisi pemegang saham KS dan Baruna Inti akan terdilusi menjadi 75,10% dan 4,9%. Sisanya sebesar 20% menjadi milik publik.

Baru setelah itu divestasi 55% saham Latinusa milik KS direalisasikan. Setelah IPO dan divestasi, maka pemegang saham perseroan diharapkan adalah:
  • Nippon Steel Corporation: 35%.
  • Krakatau Steel: 20,10%.
  • Mitsui Co: 10%.
  • Nippon Steel Trading: 5%.
  • Metal One Corporation: 5%.
  • PT Baruna Inti Lestari: 4,90%.
  • Masyarakat: 20%.


(dnl/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?