RI Belum Bisa Stop Impor Garam
Kamis, 19/11/2009 18:36 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pemerintah menyatakan langkah impor garam tidak bisa dihindari terkait pemenuhan kebutuhan garam konsumsi rumah tangga maupun industri dalam negeri. Sampai detik ini produksi garam nasional masih sangat rendah dan tak mencukupi kebutuhan dalam negeri per tahunnya.
"Mengenai kebijakan impor saya jelaskan kerangka awam, intinya adalah impor itu bukan suatu yang salah di dunia manapun. Kita butuh nggak sih, kalau butuh ada nggak sih," kata Dirjen Perdagangan Luar Negeri Departemen Perdagangan Diah Maulida saat ditemui di kantornya, Kamis (19/11/2009)
Diah menjelaskan kebutuhan garam konsumsi rumah tangga per tahunnya mencapai 680.000 ton namun yang baru dipenuhi oleh produksi dalam negeri hanya 500.000
ton. Artinya untuk garam konsumsi saja Indonesia harus impor 180.000 ton per tahun.
Selain garam konsumsi rumah tangga yang masih impor, impor garam industri justru menunjukanangka impor yang mencengangkan lagi.
Selama ini impor garam di luar kebutuhan konsumsi mencakup garam industri, garam farmasi, industri soda, alkalin, mie, kecap, es, pengeboran minyak, dan lain-lain.
Saat ini saja kata dia, kebutuhan industri untuk alkali per tahunnya mencapai 1,5 juta ton garam, industri pengeboran 126.000 ton, industri makanan es batu 100.000 ton, dan lain-lain.
"Nah kalau produksi kita mampu bisa produksi 2 juta ton maka bisa menutup impor. Butuh program yang jelas untuk industrinya," katanya.
(hen/dnl)
"Mengenai kebijakan impor saya jelaskan kerangka awam, intinya adalah impor itu bukan suatu yang salah di dunia manapun. Kita butuh nggak sih, kalau butuh ada nggak sih," kata Dirjen Perdagangan Luar Negeri Departemen Perdagangan Diah Maulida saat ditemui di kantornya, Kamis (19/11/2009)
Diah menjelaskan kebutuhan garam konsumsi rumah tangga per tahunnya mencapai 680.000 ton namun yang baru dipenuhi oleh produksi dalam negeri hanya 500.000
ton. Artinya untuk garam konsumsi saja Indonesia harus impor 180.000 ton per tahun.
Selain garam konsumsi rumah tangga yang masih impor, impor garam industri justru menunjukanangka impor yang mencengangkan lagi.
Selama ini impor garam di luar kebutuhan konsumsi mencakup garam industri, garam farmasi, industri soda, alkalin, mie, kecap, es, pengeboran minyak, dan lain-lain.
Saat ini saja kata dia, kebutuhan industri untuk alkali per tahunnya mencapai 1,5 juta ton garam, industri pengeboran 126.000 ton, industri makanan es batu 100.000 ton, dan lain-lain.
"Nah kalau produksi kita mampu bisa produksi 2 juta ton maka bisa menutup impor. Butuh program yang jelas untuk industrinya," katanya.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
