detikfinance

BI Targetkan Pertumbuhan Kredit di Atas 20% di 2010

Herdaru Purnomo - detikfinance
Jumat, 20/11/2009 13:28 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menargetkan pertumbuhan kredit di 2010 bisa lebih dari 20%, dengan semakin membaiknya prospek pertumbuhan ekonomi tahun depan.

Hal ini disampaikan oleh Pjs Gubernur BI Darmin Nasution ketika ditemui di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Jumat (20/11/2009).

"Tahun ini (kredit) agak rendah, seharusnya tahun depan bisa sedikit lebih tinggi dari 20%. Kita berharap kredit 2010 bisa baik, bukan cuma lebih baik," jelasnya.

Darmin mengatakan, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi di 2010 sekitar 5%, kisaran moderat pertumbuhan kredit di 2010 bisa mencapai 17-20%.

Mengenai buruknya pertumbuhan kredit di 2009 ini, Darmin mengatakan itu terutama disebabkan karena menurunnya sektor industri manufaktur akibat lemahnya perekonomian sebagai imbas krisis ekonomi global. "Kalau sektor-sektor lain seperti pertanian, pertambangan, pengangkutan, komunikasi, listrik itu masih bagus-bagus saja," katanya.

"Tapi kita ini pertumbuhannya didorong oleh konsumsi. Mestinya konsumsi itu paling banyak hasil produksi hasil industri manufaktur. Jadi kalau dia kreditnya sekarang lambat, nanti agak terlambat sektor industri manufaktur memenuhi kebutuhan kenaikan konsumsi tahun depan. Dan kalau dia terlambat bisa-bisa barang impor yang mengisi," tuturnya.

Untuk mendukung peningkatan pertumbuhan kredit di 2010 ini, Darmin mengatakan BI akan terus menjaga sisi likuiditas perbankan supaya bisa memenuhi permintaan kredit berbagai sektor industri.


(dnl/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.