detikfinance

BRI Salurkan Rp 2,2 Triliun ke Industri Gula

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Sabtu, 21/11/2009 13:01 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) telah menyalurkan kredit ke sektor industri gula sebanyak Rp 2,2 triliun. Sebanyak Rp 1 triliun dari jumlah tersebut digunakan untuk program revitalisasi pabrik gula di sejumlah perusahaan plat merah.

Menurut Direktur Bisnis dan Kelembagaan BRI Asmawi Syam, plafon kredit yang diberikan BRI bersama bank plat merah lainnya kepada industri gula mencapai Rp 9,7 triliun.

"Ada Rp 9,7 triliun yang sudah memberikan komitmen. Kemudian yang kita putus itu
kurang lebih Rp 2,2 triliun, yang sudah dipakai untuk revitalisasi adalah Rp 1 triliun," katanya usai rakor gula di Kantor Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (20/11/2009) malam.

Ia mengatakan, pihaknya telah dipercaya untuk menjadi kordinator pengucur kredit kepada industri gula dalam negeri. Menurutnya, jumlah kredit yang sudah mengalir sebesar itu digunakan untuk termasuk pembangunan 3 pabrik gula baru. Lokasi tiga pabrik tersebut antara lain di Nusa Tenggara, Banyuwangi dan Jawa Barat.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan agar peranan bank swasta dalam pengucuran kredit di industri bisa dimaksimalkan.

"Baik itu memberi fasilitas kredit untuk membangun pabrik atau memperbaiki pabrik yang ada ataupun fasilitas kredit untuk para petani tebu," ujarnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya juga akan meningkatan kredit usaha rakyat (KUR) untuk para petani tebu sehingga bisa meningkatkan produksi gula.

Peningkatan KUR tersebut dinilai bisa menjadi stimulus tersendiri di kalangan para petani gula. Selain itu, pemerintah juga sudah memberi bantuan berupa subsidi bunga bagi revitalisasi pabrik gula dan pupuk.

Pemerintah berencana menyiapkan dana penjaminan KUR sebesar Rp 2 triliun setiap tahunnya  dengan giring rasio sepuluh kali lipat.  Dengan begitu, KUR yang bisa disalurkan bank setiap tahunnya bisa mencapai Rp 20 triliun.



(ang/dru)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?