Salim Ivomas Pangkas Obligasi Jadi Rp 730 Miliar
Senin, 23/11/2009 09:56 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Salim Ivomas Pratama memangkas rencana penerbitan obligasi dan sukuk ijarah menjadi Rp 730 miliar dari sebelumnya direncanakan sebesar Rp 1,25 triliun.
Demikian disampaikan dalam prospektus yang dipublikasikan perseroan, Senin (23/11/2009).
Semula, perseroan akan menerbitkan obligasi sebesar Rp 1 triliun dan sukuk ijarah sebesar Rp 250 miliar sehingga totalnya sebesar Rp 1,25 triliun. Namun berdasarkan informasi tambahan yang disampaikan perseroan, penerbitan obligasi dipangkas menjadi Rp 452 miliar dan sukuk ijarah Rp 278 miliar atau total sebesar Rp 730 miliar.
Obligasi Salim Ivomas menawarkan tingkat suku bunga tetap yakni sebesar 11,65%. Pembayaran bunga obligasi akan dilakukan setiap tiga bulan. Sedangkan cicilan imbal hasil sukuk ijarah ditetapkan sebesar Rp 32,378 miliar per tahun. Dua surat utang ini berjangka waktu 5 tahun.
Perseroan juga memberikan opsi pelunasan atau pembelian kembali atas obligasi dan sukuk ijarah ini setidaknya setelah setahun sejak diterbitkan.
Dana penerbitan obligasi Rp 452 miliar, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan seluruhnya untuk membiayai kembali (refinancing) utang-utang bank perseroan. Dana penerbitan sukuk ijarah Rp 278 miliar, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya untuk membuat dan melangsungkan jasa pengangkutan selama 5 tahun.
Surat utang ini telah mendapat peringkat idAA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Danareksa Sekuritas, PT CIMB Securities Indonesia, PT Kim Eng Securities, PT Mandiri Sekuritas dan PT OSK Nusadana Securities Indonesia.
Pernyataan efektif Bapepam-LK telah diperoleh pada 20 November 2009. Masa penawaran akan dilangsungkan mulai 24-25 November 2009. Tanggal penjatahan ditetapkan pada 26 November 2009.
Tanggal distribusi pada 1 Desember 2009 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 Desember 2009.
(dro/qom)
Demikian disampaikan dalam prospektus yang dipublikasikan perseroan, Senin (23/11/2009).
Semula, perseroan akan menerbitkan obligasi sebesar Rp 1 triliun dan sukuk ijarah sebesar Rp 250 miliar sehingga totalnya sebesar Rp 1,25 triliun. Namun berdasarkan informasi tambahan yang disampaikan perseroan, penerbitan obligasi dipangkas menjadi Rp 452 miliar dan sukuk ijarah Rp 278 miliar atau total sebesar Rp 730 miliar.
Obligasi Salim Ivomas menawarkan tingkat suku bunga tetap yakni sebesar 11,65%. Pembayaran bunga obligasi akan dilakukan setiap tiga bulan. Sedangkan cicilan imbal hasil sukuk ijarah ditetapkan sebesar Rp 32,378 miliar per tahun. Dua surat utang ini berjangka waktu 5 tahun.
Perseroan juga memberikan opsi pelunasan atau pembelian kembali atas obligasi dan sukuk ijarah ini setidaknya setelah setahun sejak diterbitkan.
Dana penerbitan obligasi Rp 452 miliar, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan seluruhnya untuk membiayai kembali (refinancing) utang-utang bank perseroan. Dana penerbitan sukuk ijarah Rp 278 miliar, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya untuk membuat dan melangsungkan jasa pengangkutan selama 5 tahun.
Surat utang ini telah mendapat peringkat idAA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Danareksa Sekuritas, PT CIMB Securities Indonesia, PT Kim Eng Securities, PT Mandiri Sekuritas dan PT OSK Nusadana Securities Indonesia.
Pernyataan efektif Bapepam-LK telah diperoleh pada 20 November 2009. Masa penawaran akan dilangsungkan mulai 24-25 November 2009. Tanggal penjatahan ditetapkan pada 26 November 2009.
Tanggal distribusi pada 1 Desember 2009 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 Desember 2009.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
