Hatta: Perppu JPSK Tidak Pernah Ditolak
Selasa, 24/11/2009 11:57 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Menko Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan DPR tidak pernah menyatakan penolakannya terhadap Perppu Jaring Pengaman Sektor Keuangan (JPSK) yang diajukan pemerintah akhir tahun lalu.
Menurut Hatta yang saat itu menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara, dalam surat DPR kepada pemerintah tidak ada kata-kata penolakan.
"Saya waktu itu sebagai Menteri Sekretariat Negara yang menerima suratnya pada waktu itu memang tidak ada kata-kata menolak," tegas Hatta saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
Perppu JPSK ini memang menjadi landasan bagi pemerintah untuk melakukan penyelamatan terhadap Bank Century dan suntikan dana sebesar Rp 6,7 triliun yang dilakukan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Dalam audit investigasi BPK terhadap kasus Bank Century, disebutkan suntikan dana LPS sebesar Rp 2,8 triliun kepada Bank Century tidak memiliki dasar hukum sebab Perppu JPSK sudah ditolak oleh DPR.
Pernyataan Hatta tersebut menampik hasil audit BPK tersebut. Namun Hatta tidak ingin berkomentar mengenai Perppu JPSK karena semua sudah diserahkan kepada hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Saya tidak ingin berdebat soal itu. Tapi surat tersebut kata-katanya hanya meminta untuk dimasukkan draft RUU yang baru," ungkap Hatta.
(nia/dnl)
Menurut Hatta yang saat itu menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara, dalam surat DPR kepada pemerintah tidak ada kata-kata penolakan.
"Saya waktu itu sebagai Menteri Sekretariat Negara yang menerima suratnya pada waktu itu memang tidak ada kata-kata menolak," tegas Hatta saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
Perppu JPSK ini memang menjadi landasan bagi pemerintah untuk melakukan penyelamatan terhadap Bank Century dan suntikan dana sebesar Rp 6,7 triliun yang dilakukan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Dalam audit investigasi BPK terhadap kasus Bank Century, disebutkan suntikan dana LPS sebesar Rp 2,8 triliun kepada Bank Century tidak memiliki dasar hukum sebab Perppu JPSK sudah ditolak oleh DPR.
Pernyataan Hatta tersebut menampik hasil audit BPK tersebut. Namun Hatta tidak ingin berkomentar mengenai Perppu JPSK karena semua sudah diserahkan kepada hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Saya tidak ingin berdebat soal itu. Tapi surat tersebut kata-katanya hanya meminta untuk dimasukkan draft RUU yang baru," ungkap Hatta.
(nia/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
Semen Gresik Buka Opsi Terbitkan Obligasi Rp 4,87 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 14:58 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:55 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 14:50 WIB
Orang Terkaya Hong Kong Bantah Menyuap Demi Bangun Kasino di Macau
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
Jumat, 25/05/2012 12:34 WIB
Anggota DPR Usul Pemerintah Naikkan Harga BBM
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
