detikfinance

Pertumbuhan Kredit Hanya 6% Hingga November

Herdaru Purnomo - detikfinance
Selasa, 24/11/2009 19:05 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Pertumbuhan kredit kembali menunjukkan penurunannya, sampai dengan minggu ketiga bulan November 2009 kredit turun menjadi 6 % dibandingkan dengan di bulan September 2009 yang sebesar 7 %.

Demikian dikatakan oleh Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah di Gedung Departemen Keuangan, Selasa, (24/11/2009).

"Kredit turun sedikit menjadi 6 % dalam minggu ketiga bulan November ini," ujarnya.

Halim mengatakan, penurunan kredit ini dikarenakan masih negatifnya pertumbuhan kredit valas akibat kondisi global yang masih dalam proses pemulihan. Sehingga, lanjut Halim, kredit masih sulit untuk tumbuh.

"Dari permintaannya, kredit manufaktur terlihat yang paling rendah," katanya.

Namun, Halim menambahkan untuk sektor lain seperti telekomunikasi, pertanian, infrastruktur masih tinggi permintaannya.

"Ditambah industri properti dan konsumsi juga masih tinggi," ujarnya.

Melihat semakin membaiknya kondisi global Halim menambahkan, BI berharap pada tahun 2010 nanti kredit bisa tumbuh diatas 20 %.

"Hal ini akan didukung dari pemulihannya kredit valas. Karena jika kredit valas dalam keadaan normal, kreditpun akan tumbuh lebih dari posisi saat ini mencapai 20 %," pungkasnya.

(dru/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.