detikfinance

Patok Rights Issue Rp 185, Saham Energi Mega Anjlok 10%

Indro Bagus SU - detikfinance
Rabu, 25/11/2009 11:09 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Harga saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) langsung anjlok hingga 10% menyusul pengumuman harga penerbitan saham baru dengan Hak Mememsan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue di level Rp 185 per saham.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (25/11/2009), saham ENRG langsung anjlok Rp 10 ke level Rp 265 per saham. Pada penutupan kemarin, Selasa (23/11/2009), harga saham ENRG berada di level Rp 275 per saham.

Harga terendah yang sempat disentuh pada perdagangan sesi I hari ini sebesar Rp 240 poin, anjlok Rp 35. Saat ini, saham ENRG berkutat di kisaran Rp 245 per saham, anjlok Rp 30 (10,9%) dari penutupan kemarin.

Selama pekan kemarin, harga saham ENRG ditutup stagnan di level Rp 290 per saham selama 5 hari berturut-turut. Memasuki pekan ini, seiring dengan kabar rights issue jauh di bawah harga pasar, saham ENRG pun terus melorot.

Dan benar saja, pengumuman resmi perseroan yang dipublikasikan hari ini membenarkan kabar tersebut.

ENRG akan melaksanakan rights issue sebanyak 26.183.297.040 saham baru. Target dana yang akan diperoleh menurut prospektus tersebut sebesar Rp 4,173 triliun.

Rasio rights issue ditetapkan setiap 11:20. Aksi korporasi ini juga menawarkan setiap 16 saham hasil rights issue akan mendapat 3 waran dengan harga exercise sebesar Rp 190 per saham dengan masa perdagangan pada 14 Juli 2010 hingga 11 Januari 2013.

Dana perolehan akan digunakan untuk akuisisi Blok Masela dari PSC Inpex sebesar US$ 100 juta, pembiayaan kembali (refinancing) US$ 250 juta dan modal kerja serta belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 82,4 juta.

Masa pelaksanaan rights issue dijadwalkan pada 13-26 Januari 2010. Cum rights issue pada 6 Januari 2010. Ex rights issue pada 7 Januari 2010. Recording date pada 11 Januari 2010.


(dro/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?