Grup Bakrie Segera Bayar Lagi 7% Saham Newmont US$ 246,82 Juta
Kamis, 26/11/2009 13:12 WIB
Tambang Batu Hijau Newmont (dok detikcom)
Mataram - Pemda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan anak usaha grup Bakrie, Multicapital akan segera membayar 7% saham PT Newmont Nusa Tenggara. Angka pembayaran itu berarti baru setelah dari total pembelian saham divestasi Newmont sebesar 14% dengan nilai US$ 493,64 juta.
Pembayaran saham itu dilakukan setelah penandatanganan Perjanjian Jual Beli atau Sales and Purchase Agreement (SPA) divestasi 14 persen saham NNT pada 23 November lalu.
"Kami hanya akan membayar tujuh persen saham yang dilepas tahun 2008 terlebih dahulu. Nilainya setengah dari harga US$ 493,6 juta," ujar Andy Hadianto, Direktur Utama PT Daerah Maju Bersaing (DMB) di Mataram Kamis (26/11/2009).
DMB adalah perusahaan daerah bentukan tiga pemda di NTB. DMB bersama Multicapital telah membentuk perusahaan patungan PT Multi Daerah Bersaing (MDB) untuk mengeksekusi pembelian saham Newmont. Multicapital merupakan anak usaha dari Bakrie Capital dan Bumi Resources.
Menurut Andy, MDB baru akan membayar setengah saham lagi yang didivestasikan tahun 2009, usai pemilik saham NNT menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS). Hingga kini, MDB belum mendapat pemberitahuan kapan RUPS Newmont akan digelar.
Transfer pembayaran setengah saham itu hingga Kamis belum dilakukan MDB. MDB masih menunggu izin dari Departemen ESDM dan Badan Koordinasi Penanaman Modal terkait divestasi saham ini.
Begitu memperoleh izin dari ESDM dan BKPM, MDB kata Andy akan mentransfer dana sebesar US$ 246,82 ke rekening pemegang saham asing Newmont, untuk pembayaran tujuh persen saham yang dilepas tahun 2008.
Sesuai kesepakatan dalam SPA, MDB diberi waktu 15 hari untuk membayar saham Newmont terhitung setelah menerima izin dari ESDM dan BKPM.
"Tapi kami tidak akan minta waktu banyak. Sehari setelah mendapat izin dari ESDM dan BKPM, saham tahun 2008 akan kami bayar langsung," ujarnya.
Kemungkinan besar pembayaran saham akan ditransfer melalui Bank Mandiri di Singapura, seperti pembayaran 10% saham Newmont sebelumnya.
(qom/qom)
Pembayaran saham itu dilakukan setelah penandatanganan Perjanjian Jual Beli atau Sales and Purchase Agreement (SPA) divestasi 14 persen saham NNT pada 23 November lalu.
"Kami hanya akan membayar tujuh persen saham yang dilepas tahun 2008 terlebih dahulu. Nilainya setengah dari harga US$ 493,6 juta," ujar Andy Hadianto, Direktur Utama PT Daerah Maju Bersaing (DMB) di Mataram Kamis (26/11/2009).
DMB adalah perusahaan daerah bentukan tiga pemda di NTB. DMB bersama Multicapital telah membentuk perusahaan patungan PT Multi Daerah Bersaing (MDB) untuk mengeksekusi pembelian saham Newmont. Multicapital merupakan anak usaha dari Bakrie Capital dan Bumi Resources.
Menurut Andy, MDB baru akan membayar setengah saham lagi yang didivestasikan tahun 2009, usai pemilik saham NNT menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS). Hingga kini, MDB belum mendapat pemberitahuan kapan RUPS Newmont akan digelar.
Transfer pembayaran setengah saham itu hingga Kamis belum dilakukan MDB. MDB masih menunggu izin dari Departemen ESDM dan Badan Koordinasi Penanaman Modal terkait divestasi saham ini.
Begitu memperoleh izin dari ESDM dan BKPM, MDB kata Andy akan mentransfer dana sebesar US$ 246,82 ke rekening pemegang saham asing Newmont, untuk pembayaran tujuh persen saham yang dilepas tahun 2008.
Sesuai kesepakatan dalam SPA, MDB diberi waktu 15 hari untuk membayar saham Newmont terhitung setelah menerima izin dari ESDM dan BKPM.
"Tapi kami tidak akan minta waktu banyak. Sehari setelah mendapat izin dari ESDM dan BKPM, saham tahun 2008 akan kami bayar langsung," ujarnya.
Kemungkinan besar pembayaran saham akan ditransfer melalui Bank Mandiri di Singapura, seperti pembayaran 10% saham Newmont sebelumnya.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
Semen Gresik Buka Opsi Terbitkan Obligasi Rp 4,87 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 14:58 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:55 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 14:50 WIB
Orang Terkaya Hong Kong Bantah Menyuap Demi Bangun Kasino di Macau
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
