detikfinance

Indosat Revisi Nilai Penerbitan Obligasi dan Sukuk

Indro Bagus SU - detikfinance
Selasa, 01/12/2009 09:40 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Indosat Tbk (ISAT) merevisi nilai penerbitan obligasi dan sukuk yang akan diterbitkan 8 Desember 2009 menjadi masing-masing Rp 1,3 triliun dan Rp 200 miliar. Kupon bunga obligasi seri A ditetapkan sebesar 11,25% dan seri B sebesar 11,75%.

Demikian disampaikan dalam informasi tambahan yang dipublikasikan perseroan, Selasa (1/12/2009).

Semula, ISAT berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 1 triliun dan sukuk Rp 500 miliar. Namun nilainya telah direvisi menjadi obligasi sebesar Rp 1,3 triliun dan sukuk Rp 200 miliar.

Obligasi seri A diterbitkan senilai Rp 700 miliar dengan kupon bunga sebesar 11,25% bertenor 5 tahun. Obligasi seri B diterbitkan senilai Rp 600 miliar dengan kupon bunga sebesar 11,75% bertenor 7 tahun.

Sukuk seri A diterbitkan sebesar Rp 28 miliar dengan cicilan imbalan sebesar Rp 3,15 miliar per tahun bertenor 5 tahun. Sukuk seri B diterbitkan sebesar Rp 172 miliar dengan cicilan imbalan sebesar Rp 20,21 miliar per tahun bertenor 7 tahun.

ISAT telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT DBS Vickers Securities Indonesia sebagai penjamin emisi. Sementara, untuk wali amanat Indosat menujuk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Masa penawaran awal obligasi dan sukuk (book building) telah dilakukan pada 10 November-20 November 2009. Pernyataan efektif Bapepam-LK telah diperoleh pada 30 November 2009. Tanggal distribusi pada 8 Desember 2009 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 9 Desember 2009.


(dro/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.