Pemerintah Tak Pernah Imbau BUMN Simpan Dana di Century
Selasa, 01/12/2009 12:40 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Kementerian Negara BUMN tidak pernah memberikan imbauan kepada BUMN untuk menempatkan dananya di Bank Century pasca bailout atau penyelamatan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu ketika ditemui di Departemen Pertahanan, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (1/12/2009).
"Yang jelas saya sudah menyampaikan tidak ada imbauan dari Menneg BUMN waktu itu (Sofyan Djalil) untuk menempatkan dana di Century. Kalau ada (penempatan dana di Century) itu tanggung jawab direksi, Menneg BUMN tidak melakukan edaran. Kalau menempatkan dana itu berarti aksi korporasi," tegasnya.
Said mengakui memang pernah ada surat yang meminta Menneg BUMN untuk mengimbau BUMN menempatkan dananya di Bank Century, namun tidak pernah digubris oleh Kementerian, sebab keputusan penempatan dana BUMN di tangan direksi.
"Saya tidak tahu. Saya sudah memonitor satu per satu, memang sudah yang memasukkan duit ke Century tapi sudah keluar," ujarnya.
Menurut Said, Kementerian BUMN tidak pernah ikut campur dalam penempatan dana BUMN, namun Kementerian selalu mengimbau agar BUMN menempatkan dananya seara prudent. "Sejak tahun 2006 kita selalu menyampaikan surat edaran kepada BUMN agar menempatkan dananya secara prudent," tutupnya.
(dnl/qom)
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu ketika ditemui di Departemen Pertahanan, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (1/12/2009).
"Yang jelas saya sudah menyampaikan tidak ada imbauan dari Menneg BUMN waktu itu (Sofyan Djalil) untuk menempatkan dana di Century. Kalau ada (penempatan dana di Century) itu tanggung jawab direksi, Menneg BUMN tidak melakukan edaran. Kalau menempatkan dana itu berarti aksi korporasi," tegasnya.
Said mengakui memang pernah ada surat yang meminta Menneg BUMN untuk mengimbau BUMN menempatkan dananya di Bank Century, namun tidak pernah digubris oleh Kementerian, sebab keputusan penempatan dana BUMN di tangan direksi.
"Saya tidak tahu. Saya sudah memonitor satu per satu, memang sudah yang memasukkan duit ke Century tapi sudah keluar," ujarnya.
Menurut Said, Kementerian BUMN tidak pernah ikut campur dalam penempatan dana BUMN, namun Kementerian selalu mengimbau agar BUMN menempatkan dananya seara prudent. "Sejak tahun 2006 kita selalu menyampaikan surat edaran kepada BUMN agar menempatkan dananya secara prudent," tutupnya.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
Semen Gresik Buka Opsi Terbitkan Obligasi Rp 4,87 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 14:58 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:55 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 14:50 WIB
Orang Terkaya Hong Kong Bantah Menyuap Demi Bangun Kasino di Macau
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
