detikfinance

Telusuri 51 Nasabah, PPATK Tak Temukan Aliran Dana Century ke Parpol

Herdaru Purnomo - detikfinance
Selasa, 01/12/2009 18:25 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) baru menelisik aliran dana bailout PT Bank Century Tbk (sekarang Bank Mutiara) sebesar Rp 146,7 miliar. Dana tersebut ditarik oleh 51 nasabah yang terdiri dari 44 nasabah individu dan 7 nasabah korporasi.

Hal tersebut sejalan dengan permintaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam melakukan audit investigasi yang diminta oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Komisi Pembernatas Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

"Sesuai dengan permintaan BPK, kita baru menyampaikan informasi transaksi keuangan kepada 51 nasabah yang terdiri dari 44 nasabah perorangan dan 7 nasabah perusahaan senilai Rp 147,6 miliar," ujar Kepala PPATK, Yunus Husein dalam konferensi persnya usai bertemu dengan pimpinan DPR di Gedung DPR-RI, Jakarta, Senin (01/12/2009).

Ia menjelaskan, hal tersebut dilakukan karena menurut BPK ada hal yang mencurigakan dan memang ada hubungannya dengan kasus penyelewengan Bank Century. "Dalam penarikan dananya, range kisaran transaksinya berkisar antara Rp 39 juta hingga Rp 20 miliar," ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada nasabah korporasi yang berasal dari BUMN. "Intinya dari data yang sudah kami teliti ditemukan tidak ada yang mengalir ke partai politik dan kepada tim sukses," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan data-data yang dianalisis tidak sama dengan laporan yang beredar di masyarakat saat ini dimana mengindikasikan kepada pejabat-pejabat tertentu. "Data yang kami berikan kepada BPK bersifat rahasia dan tidak akan kami beritahukan kepada siapapun," katanya


(dru/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.