Sidang Kabinet Bakal Putuskan Alokasi Gas Senoro
Selasa, 01/12/2009 18:29 WIB
Jakarta - Kelanjutan proyek Donggi Senoro akan diputuskan dalam sidang kabinet sebelum akhir tahun 2009. Konsumen domestik dipastikan tetap mendapatkan jatah gas Senoro.
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Evita Herawati Legowo di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (1/12/200).
"Nanti yang memutuskan bukan saya mungkin kita serahkan ke sidang kabinet. Para menteri yang akan memutuskan karena inikan tidak mudah jadi harus diputuskan bersama-sama," kata Evita.
Menurut Evita, ada dua skema yang akan dibahas untuk menentukan alokasikan gas tersebut. Namun skema apapun yang diambil, alokasi gas untuk domestik akan tetap ada.
"Cuma apakah ada yang diekspor atau tidak, itu saja yang belum diputuskan. Kalau untuk domestik akan selalu ada. Cuma berapa persennya belum ditentukan," ungkapnya.
Evita menambahkan, hingga saat ini calon pembeli LNG Senoro asal Jepang masih tertarik untuk membeli LNG dari lapangan tersebut.
"Dari Jepang bilang masih tertarik. Tapi belum ada keputusan. Saat ini kita masih melakukan evaluasi," ungkapnya.
Dalam rapat di kantor Wapres ketika masih dijabat oleh Jusuf Kalla sebelumnya telah diputuskan agar gas Senoro sepenuhnya digunakan untuk domestik. Namun dalam perkembangannya ternyata antara penjual dan pembeli tak menemukan kesepakatan harga. Hal itulah yang membuat pemerintah kemudian berpikir untuk mengekspor gas Senoro.
(epi/qom)
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Evita Herawati Legowo di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (1/12/200).
"Nanti yang memutuskan bukan saya mungkin kita serahkan ke sidang kabinet. Para menteri yang akan memutuskan karena inikan tidak mudah jadi harus diputuskan bersama-sama," kata Evita.
Menurut Evita, ada dua skema yang akan dibahas untuk menentukan alokasikan gas tersebut. Namun skema apapun yang diambil, alokasi gas untuk domestik akan tetap ada.
"Cuma apakah ada yang diekspor atau tidak, itu saja yang belum diputuskan. Kalau untuk domestik akan selalu ada. Cuma berapa persennya belum ditentukan," ungkapnya.
Evita menambahkan, hingga saat ini calon pembeli LNG Senoro asal Jepang masih tertarik untuk membeli LNG dari lapangan tersebut.
"Dari Jepang bilang masih tertarik. Tapi belum ada keputusan. Saat ini kita masih melakukan evaluasi," ungkapnya.
Dalam rapat di kantor Wapres ketika masih dijabat oleh Jusuf Kalla sebelumnya telah diputuskan agar gas Senoro sepenuhnya digunakan untuk domestik. Namun dalam perkembangannya ternyata antara penjual dan pembeli tak menemukan kesepakatan harga. Hal itulah yang membuat pemerintah kemudian berpikir untuk mengekspor gas Senoro.
(epi/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
Semen Gresik Buka Opsi Terbitkan Obligasi Rp 4,87 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 14:58 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:55 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 14:50 WIB
Orang Terkaya Hong Kong Bantah Menyuap Demi Bangun Kasino di Macau
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
