WIKA Optimis Capai Laba Bersih Rp 175 Miliar di 2009
Rabu, 02/12/2009 16:49 WIB
Foto: WIKA
Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) optimistis peroleh laba bersih sebesar Rp 175 miliar di akhir tahun 2009. Pencapaian tersebut ditopang dari perolehan kontrak
(order book ) per Oktober 2009 yang telah mencapai Rp16,72 triliun dari target Rp 17 triliun.
Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo dalam jumpa pers di sela acara Investor Summit 2009, Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (02/12/2009).
"Pada bulan November 2009, WIKA telah memperoleh tambahan perolehan kontrak baru sebesar Rp 606,18 miliar. Sehingga sampai November 2009, perolehan total nilai kontrak menjadi Rp 9,37 triliun," ungkapnya.
Bintang menambahkan, beberapa proyek yang diperoleh pada Oktober dan November 2009 di antaranya Waduk Serbaguna Jatibarang, proyek flyover Bandengan di Pluit, Jakarta Utara, Ring Dyke di Bengawan Solo, Paket J2, modifikasi segmen 3 Stasiun Pekanbaru, Riau dan proyek P3/4 Trass Driyer untuk pengerjaan sipil dan mekanikal elektrik milik PT Indocement di Cileungsi, Bogor dan PLTD MFO 40-50 Megawatt di Pesanggrahan, Bali.
Perseroan optimistis target laba bersih sebesar Rp 175 miliar di 2009 memang didasarkan karena kuatnya perolehan kontrak baru dan membaiknya marjin keuntungan perseroan. "Per Oktober kami telah mencapai 90% lebih dari target laba bersih di 2009," tambahnya.
Selain itu, lanjut Bintang, masih ada tender senilai Rp 22 triliun di akhir bulan. "Dari Rp 22 triliun tersebut kita yakin akan memenangkan 15%-20%, jadi masih ada pemasukan sekitar Rp 1 triliun hingga Rp 2 triliun lagi," tambahnya.
WIKA berhasil meningkatkan laba kotor sebesar 88% atau Rp 463,7 miliar per Oktober 2009 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 246,8 miliar. Adapun perolehan laba kotor itu ditopang juga oleh kinerja laba kotor anak perusahaannya yang sampai September 2009 memberi kontribusi sebesar Rp 188 miliar.
"Kontribusi laba kotor anak perusahaan yang terbesar disumbang oleh WIKA Beton yang membukukan nilai Rp 96 miliar," ujarnya.
Bintang menambahkan perolehan tersebut menunjukkan sejauh ini pencapaian hasil usaha telah sesuai rencana. Strategi yang ditetapkan WIKA telah sesuai dengan sasaran. "Hal itu memberikan keyakinan bahwa strategi yang diterapkan sudah konsisten dan berjalan efektif," ujarnya.
Sementara itu, dalam waktu dekat, WIKA juga akan mengerjakan paket lanjutan di Aljazair. Nilai proyek luar negeri berupa Algeria's East-West Motorway yang
dikerjakannya per Oktober lalu, hingga kini telah mencapai Rp 510 miliar.
"Saat ini WIKA juga sedang menjajaki beberapa proyek di Libya," ujarnya.
Selain proyek tersebut, WIKA juga mengerjakan proyek Real Estate di Aljazair Join Of Creation senilai US$ 15-20. "Real estate di Aljazair saat ini sedang tumbuh, kami
bertanggung jawab dalam proyek manajemennya," pungkasnya.
(dru/dnl)
(order book ) per Oktober 2009 yang telah mencapai Rp16,72 triliun dari target Rp 17 triliun.
Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo dalam jumpa pers di sela acara Investor Summit 2009, Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (02/12/2009).
"Pada bulan November 2009, WIKA telah memperoleh tambahan perolehan kontrak baru sebesar Rp 606,18 miliar. Sehingga sampai November 2009, perolehan total nilai kontrak menjadi Rp 9,37 triliun," ungkapnya.
Bintang menambahkan, beberapa proyek yang diperoleh pada Oktober dan November 2009 di antaranya Waduk Serbaguna Jatibarang, proyek flyover Bandengan di Pluit, Jakarta Utara, Ring Dyke di Bengawan Solo, Paket J2, modifikasi segmen 3 Stasiun Pekanbaru, Riau dan proyek P3/4 Trass Driyer untuk pengerjaan sipil dan mekanikal elektrik milik PT Indocement di Cileungsi, Bogor dan PLTD MFO 40-50 Megawatt di Pesanggrahan, Bali.
Perseroan optimistis target laba bersih sebesar Rp 175 miliar di 2009 memang didasarkan karena kuatnya perolehan kontrak baru dan membaiknya marjin keuntungan perseroan. "Per Oktober kami telah mencapai 90% lebih dari target laba bersih di 2009," tambahnya.
Selain itu, lanjut Bintang, masih ada tender senilai Rp 22 triliun di akhir bulan. "Dari Rp 22 triliun tersebut kita yakin akan memenangkan 15%-20%, jadi masih ada pemasukan sekitar Rp 1 triliun hingga Rp 2 triliun lagi," tambahnya.
WIKA berhasil meningkatkan laba kotor sebesar 88% atau Rp 463,7 miliar per Oktober 2009 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 246,8 miliar. Adapun perolehan laba kotor itu ditopang juga oleh kinerja laba kotor anak perusahaannya yang sampai September 2009 memberi kontribusi sebesar Rp 188 miliar.
"Kontribusi laba kotor anak perusahaan yang terbesar disumbang oleh WIKA Beton yang membukukan nilai Rp 96 miliar," ujarnya.
Bintang menambahkan perolehan tersebut menunjukkan sejauh ini pencapaian hasil usaha telah sesuai rencana. Strategi yang ditetapkan WIKA telah sesuai dengan sasaran. "Hal itu memberikan keyakinan bahwa strategi yang diterapkan sudah konsisten dan berjalan efektif," ujarnya.
Sementara itu, dalam waktu dekat, WIKA juga akan mengerjakan paket lanjutan di Aljazair. Nilai proyek luar negeri berupa Algeria's East-West Motorway yang
dikerjakannya per Oktober lalu, hingga kini telah mencapai Rp 510 miliar.
"Saat ini WIKA juga sedang menjajaki beberapa proyek di Libya," ujarnya.
Selain proyek tersebut, WIKA juga mengerjakan proyek Real Estate di Aljazair Join Of Creation senilai US$ 15-20. "Real estate di Aljazair saat ini sedang tumbuh, kami
bertanggung jawab dalam proyek manajemennya," pungkasnya.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
Semen Gresik Buka Opsi Terbitkan Obligasi Rp 4,87 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 14:58 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:55 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 14:50 WIB
Orang Terkaya Hong Kong Bantah Menyuap Demi Bangun Kasino di Macau
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
