Medco Kaji Lepas Saham Treasury 11,72%
Kamis, 03/12/2009 17:09 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengkaji berbagai opsi pelepasan saham treasury sebanyak 390,56 juta saham atau setara dengan 11,72% saham. Perseroan
mengkaji opsi penerbitan obligasi konversi.
Menurut Direktur Keuangan MEDC Cyrill Noerhadi, perseroan masih memiliki waktu satu tahun untuk memutuskan opsi yang akan diambil.
"Belum bisa menentukan mana opsi yang akan dipilih," katanya pada paparan publik perusahaan di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (3/12/2009).
Mengenai anggaran belanja modal (capital expenditure /capex), MEDC menyiapkan dana sebesar US$ 150 juta untuk tahun 2010. Dana tersebut akan dialokasikan
untuk kebutuhan rutin dan pertumbuhan anorganik. Sedangkan, kebutuhan rutin dipenuhi dari project financing .
Cyrill mengungkapkan, pada tahun 2009, capex telah terpakai sebesar US$ 107,3 juta hingga Juni 2009. Sebesar 97,4% digunakan untuk kebutuhan minyak dan gas,
2,4% industri hilir, dan 0,1% ketenagalistrikan.
MEDC juga tengah mengkaji pembelian kembali (buyback ) utang obligasi dolar. Per Juni 2009, perusahaan memiliki utang obligasi dolar sebesar US$ 88,9 juta. Utang tersebut akan jatuh tempo pada 2010.
"Kami akan melihat dampaknya masing-masing," jelasnya.
(dro/dnl)
mengkaji opsi penerbitan obligasi konversi.
Menurut Direktur Keuangan MEDC Cyrill Noerhadi, perseroan masih memiliki waktu satu tahun untuk memutuskan opsi yang akan diambil.
"Belum bisa menentukan mana opsi yang akan dipilih," katanya pada paparan publik perusahaan di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (3/12/2009).
Mengenai anggaran belanja modal (capital expenditure /capex), MEDC menyiapkan dana sebesar US$ 150 juta untuk tahun 2010. Dana tersebut akan dialokasikan
untuk kebutuhan rutin dan pertumbuhan anorganik. Sedangkan, kebutuhan rutin dipenuhi dari project financing .
Cyrill mengungkapkan, pada tahun 2009, capex telah terpakai sebesar US$ 107,3 juta hingga Juni 2009. Sebesar 97,4% digunakan untuk kebutuhan minyak dan gas,
2,4% industri hilir, dan 0,1% ketenagalistrikan.
MEDC juga tengah mengkaji pembelian kembali (buyback ) utang obligasi dolar. Per Juni 2009, perusahaan memiliki utang obligasi dolar sebesar US$ 88,9 juta. Utang tersebut akan jatuh tempo pada 2010.
"Kami akan melihat dampaknya masing-masing," jelasnya.
(dro/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
Semen Gresik Buka Opsi Terbitkan Obligasi Rp 4,87 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 14:58 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:55 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 14:50 WIB
Orang Terkaya Hong Kong Bantah Menyuap Demi Bangun Kasino di Macau
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
