detikfinance

Medco dan Exxon Teken Kontrak Penjualan Gas US$ 366 Juta

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Jumat, 04/12/2009 12:23 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Medco E&P dan ExxonMobil Oil Indonesia (EMOI) menandatangani perjanjian penjualan gas (PJBG) dengan para pembeli dari dalam negeri. Nilai seluruh kontrak sebesar US$ 366 juta.

Gas tersebut akan digunakan untuk kebutuhan gas untuk pembangkit tenaga listrik dan industri pupuk. Penandatanganan yang dilakukan di Bandung, disaksikan oleh Kepala BP Migas R Priyono beserta jajaran pimpinan BP Migas.

Priyono mengatakan PJBG antara ExxonMobil dengan PT PIM sebesar 1 kargo LNG ini merupakan rangkaian terakhir dari total penjualan gas setara 6 (enam) kargo LNG yang dialokasikan untuk menjamin pasokan gas untuk pabrik pupuk PT PIM selama tahun 2009 sampai Februari 2010.

"Untuk selanjutnya kami berngharapkan koordinasi dan kerjasama yang baik, dan juga dukungan dari semua pihak yang memiliki kepentingan untuk segera merealisasi PJBG-PJBG ini," demikian ujar Priyono dalam siaran persnya yang dikutip detikFinance , Jumat (4/12/2009).

Adapun jumlah perjanjian jual beli gas (PJBG) gas yang ditandatangani adalah 3 (tiga) buah, yaitu :

  1. Antara Medco E&P Indonesia dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Gas diambil dari Blok South and Central Sumatra (SCS) yang dioperasikan oleh Medco E&P, sebesar 20 BBTU per hari. Gas akan dialirkan selama 2 tahun, dan akan mulai efektif pada Desember 2009. Gas yang terkontrak nantinya akan digunakan untuk mendukung operasional pembangkit listrik di Jawa Bagian Barat.
  2. Antara PT Medco Lematang dengan PT PGN (Persero) Tbk Gas diambil dari Lapangan Singa, Blok Lematang yang dioperasikan oleh Medco E&P, dengan volume gas sebesar 48,6 BBTU per hari. Kontrak akan dibuat berlangsung 3 tahun, dimulai pada kuartal pertama tahun 2010. Nantinya gas juga akan digunakan untuk mendukung operasional pembangkit listrik di Jawa Bagian Barat.
  3. Antara ExxonMobil dan PT Pupuk Iskandar Muda. Gas diambil dari Lapangan Arun yang dioperasikan oleh ExxonMobil sebesar 1 kargo LNG atau setara 3.300 MMSCF. Gas akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasi PT PIM selama 2 bulan yaitu Desember 2009 dan Februari 2010.


(epi/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?