detikfinance

Penundaan FTA ASEAN China

Hanya 5 Sektor Industri Yang Punya Alasan Kuat

Suhendra - detikfinance
Selasa, 08/12/2009 14:52 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan setidaknya hanya ada 4-5 sektor industri yang saat ini memiliki alasan yang kuat untuk diajukan penundaan oleh pemerintah dalam rangka ASEAN China Free Trade Agreement (AC-FTA), yaitu industri baja, tekstil dan lainnya.

"Kira-kira dari 10-11 sektor, mungkin ada 4 atau 5 sektor reasonable itu perkiraan," kata Hidayat saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (8/12/2009).

Hidayat mengaku saat ini di kabinet belum satu suara soal adanya upaya penundaan beberapa sektor industri di AC-FTA, mengingat proses untuk membawanya ke rapat kabinet belum tuntas.

Rencananya, Jumat pekan ini masalah usulan penundaan ini akan dibawa ke rakor Menko Perekonomian yang hasilnya akan di bawa ke presiden dalam rapat kabinet.

"Belum ada tanggapan presiden, saya juga belum sampaikan. Di tingkat menteri harus sepakat dulu baru ke presiden," katanya.

Dikatakan Hidayat, dirinya dengan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu telah sepakat membentuk tim kecil bersama Departemen Keuangan dalam rangka persiapan untuk pembahasan di tingkat menko dan rapat kabinet.

"Menteri terkait harus satu suara yang kemarin hadir Dirjen Depdag Gusmardi, Anggito, bersama menterinya menyamakan dulu baru dilaporkan ke kabinet," jelasnya.

Jika semua proses kesepakatan ditingkat kabinet selesai untuk melakukan penundaan maka negosiator dari Depdag akan melaksanakan tugas dari keputusan kabinet.

"Jadi ketentuan itu, Januari tetap jalan (AC-FTA) dengan catatan Indonesia akan renegosiasi," katanya.



(hen/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?