EMTEK Investasi TV Berbayar Wireless Rp 60 Miliar
Rabu, 09/12/2009 14:59 WIB
(foto: dok EMTEK)
Jakarta - PT Elang Mahkota Teknologi (EMTEK) akan menghadirkan layanan televisi berbayar (Pay TV). Dana yang disiapkan sekitar Rp 50-60 miliar atau 33% dari hasil penerbitan saham baru (Initial Public Offering/IPO).
"Pay TV merupakan layanan broadband wireless yang sedang kami kembangkan. Dana yang disiapkan sekitar 33,23% dari hasil IPO, untuk menyelesaikan uji coba kedua teknologi Ditigal Video Broadcasting Terestrial (DVB-T)," kata Direktur Utama EMTEK Susanto Suwarto di Senayan City Jalan Asia Afrika Jakarta Rabu (9/12/2009).
Ia menjelaskan, layanan broadband wireless dari anak usaha EMTEK, merupakan teknologi terkini yang jauh lebih murah dari pada layanan Pay TV yang saat ini dinikmati masyarakat Indonesia. Investasi yang dikeluarkan pun jauh lebih murah, jika dibandingkan dengan teknologi satelit.
"Nantinya masyarakat Jabodetabek dapat menikmati Pay TV yang lebih murah. Karena kita menggunakan teknologi terestrial, bukan satelit," ujarnya.
Namun sayang, Susanto tidak menyebut seberapa besar efisiensi yang dapat terpangkas, jika layanan DVB-T Digital Pay TV sudah dapat beroperasi.
"Itu belum ada angkanya. Sedangkan kami kembangkan, dengan penyelesaian uji coba digital baru ini. Namun direncakan akan komersial pada semester II-2009," tambahnya.
Lanjut Susanto, DVB-T Digital bukan teknologi baru pada industri broadcasting. Layanan ini telah banyak digunakan di berbagai negara di Eropa. Namun Indonesia sendiri, belum memanfaatkannya secara maksimal.
"Untuk itu sedang kami desain sistemnya, hingga Pay TV berbasis terestrial dapat berjalan. Ini juga sejalan dengan teknologi yang dipilih pemerintah untuk digital TV di Indonesia," imbuhnya.
(dro/dro)
"Pay TV merupakan layanan broadband wireless yang sedang kami kembangkan. Dana yang disiapkan sekitar 33,23% dari hasil IPO, untuk menyelesaikan uji coba kedua teknologi Ditigal Video Broadcasting Terestrial (DVB-T)," kata Direktur Utama EMTEK Susanto Suwarto di Senayan City Jalan Asia Afrika Jakarta Rabu (9/12/2009).
Ia menjelaskan, layanan broadband wireless dari anak usaha EMTEK, merupakan teknologi terkini yang jauh lebih murah dari pada layanan Pay TV yang saat ini dinikmati masyarakat Indonesia. Investasi yang dikeluarkan pun jauh lebih murah, jika dibandingkan dengan teknologi satelit.
"Nantinya masyarakat Jabodetabek dapat menikmati Pay TV yang lebih murah. Karena kita menggunakan teknologi terestrial, bukan satelit," ujarnya.
Namun sayang, Susanto tidak menyebut seberapa besar efisiensi yang dapat terpangkas, jika layanan DVB-T Digital Pay TV sudah dapat beroperasi.
"Itu belum ada angkanya. Sedangkan kami kembangkan, dengan penyelesaian uji coba digital baru ini. Namun direncakan akan komersial pada semester II-2009," tambahnya.
Lanjut Susanto, DVB-T Digital bukan teknologi baru pada industri broadcasting. Layanan ini telah banyak digunakan di berbagai negara di Eropa. Namun Indonesia sendiri, belum memanfaatkannya secara maksimal.
"Untuk itu sedang kami desain sistemnya, hingga Pay TV berbasis terestrial dapat berjalan. Ini juga sejalan dengan teknologi yang dipilih pemerintah untuk digital TV di Indonesia," imbuhnya.
(dro/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:13 WIB
Asing Jual Saham Rp 970 Miliar, IHSG Jatuh 2%
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
Semen Gresik Buka Opsi Terbitkan Obligasi Rp 4,87 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 14:58 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:55 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
